
Kukuh Kumara saat memberikan pemaparan dalam acara Mesia Gathering bersama Asuransi Zurich Syariah|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Menurut Hilman Simanjuntak, “Asuransi kendaraan bermotor masih menjadi menjadi salah satu penyumbang terbesar atas pertumbuhan di Zurich Syariah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menghadirkan perlindungan kendaraan yang lebih inklusif melalui produk asuransi mikro dengan manfaat yang lebih spesifik sesuai kebutuhan nasabah.”
Menanggapi pentingnya perlindungan kendaraan selama libur lebaran, Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), dalam pemaparannya menjelaskan lebih lanjut bahwa, ”Industri kendaraan bermotor di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif, terutama menjelang periode libur Lebaran di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.”
Sebagai perusahaan asuransi umum berbasis syariah, asuransi kendaraan bermotor dari Zurich Syariah dikelola dengan prinsip saling tolong-menolong (ta’awun) dengan juga mengalokasikan sebagian nilai kontribusi nasabah untuk berbagai bentuk kegiatan sosial yang dapat membantu kesejahteraan masyarakat.

Asuransi Motor Mikro Syariah|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Selain itu, asuransi ini juga memberikan nilai ekonomis berupa pengembalian surplus di akhir periode bagi nasabah yang tidak pernah mengajukan klaim.
Zurich Syariah mencatat pertumbuhan yang cukup baik pada pendapatan kontribusi bruto Asuransi Mikro Kendaraan Bermotor di bulan Februari 2025 mencapai lebih dari 30% secara tahunan.
Melalui asuransi mikro Mobilite Syariah, nasabah dapat menikmati manfaat santunan kehilangan mobil, santunan kecelakaan diri, serta santunan tanggung jawab pihak ketiga untuk kendaraan bermotor roda empat berikut pengendaranya dengan biaya premi mulai dari Rp 15.000,-. Selain itu, asuransi mikro Motolite Syariah juga dapat memberikan manfaat yang sama untuk kendaraan bermotor roda dua berikut pengendaranya dengan biaya premi mulai dari Rp 3.000,-
