Capaian Program: 43.371 Tukik Dilepas Sepanjang 2025
Kegiatan pelepasliaran tukik di pantai Perancak Bali antara Daihatsu bersama komunitas|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Daihatsu melalui program konservasinya secara rutin melakukan pelepasliaran tukik (anak penyu).
Sejak Januari hingga Oktober 2025, tercatat:
• 43.371 tukik telah dilepas ke habitat aslinya
— menjadi salah satu kontribusi pelestarian terbesar oleh korporasi otomotif di Indonesia.
Konservasi Daihatsu juga aktif sebagai pusat edukasi, terbuka bagi:
- Sekolah
- Mahasiswa
- Peneliti
- Wisatawan lokal & mancanegara
Jaringan 7 Konservasi Penyu Binaan Daihatsu di Indonesia
Daihatsu bekerja sama dengan KKP, KLHK/BPLH, serta komunitas peduli lingkungan dalam mengembangkan 7 lokasi konservasi, yaitu:
- Taman Nasional Kepulauan Seribu (2013)
- Perancak, Bali (2013)
- Batu Hiu, Pangandaran (2015)
- Pasir Jambak, Padang (2017)
- Pantai Binasi, Sibolga (2019)
- Alun Utara, Bengkulu (2020)
- Jogosimo, Kebumen (2021)
Salah satu yang paling aktif adalah Konservasi Penyu Kurma Asih, Perancak – Bali, yang berdiri sejak 1997 dan berperan besar dalam penyelamatan penyu, edukasi masyarakat, pembersihan pantai, hingga perawatan penyu yang sakit. Ketua konservasinya, I Wayan Anom Astika Jaya, turut hadir dalam sesi edukasi di booth Daihatsu.
Konservasi Penyu Daihatsu Kurma Asih di Perancak, Bali|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Pendekatan Teknis Keberlanjutan: Aksi Kecil, Dampak Besar
Walaupun acara ini berada di pameran otomotif, Daihatsu menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang teknologi kendaraan masa depan, tetapi juga penjagaan ekosistem yang mendukung kehidupan manusia.
