Bus Mercedes-Benz Rakitan Cikarang Resmi Ekspor ke Thailand
Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri Laksana untuk ekspor Thailand-sny-otomotif1.com-Foto: Dok. SonnyWibz
Otomotif1.com l - Indonesia kembali mencatatkan pencapaian penting di industri kendaraan komersial. Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) dan Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) resmi melakukan pengiriman bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dari fasilitas perakitan di Cikarang, Jawa Barat, untuk diekspor ke Thailand.
Pengiriman ini menjadi ekspor perdana bus Mercedes-Benz yang sepenuhnya dirakit di Indonesia ke Thailand, sekaligus mempertegas peran Indonesia sebagai pusat manufaktur bus berstandar Eropa di kawasan ASEAN.
Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri Laksana untuk ekspor Thailand|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Unit bus ini menggunakan bodi Legacy SR3 Neo Panorama produksi PT Laksana Bus Manufaktur, yang dirancang khusus untuk memenuhi regulasi internasional dan kebutuhan pasar Thailand.
Langkah ekspor ini mencerminkan kolaborasi erat antara DCVMI dengan industri karoseri nasional, menggabungkan teknologi sasis Mercedes-Benz dengan kualitas bodi buatan Indonesia yang telah memenuhi standar global.
“Peluncuran ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyediakan solusi bus lengkap yang memenuhi standar keselamatan Eropa dan regional yang ketat. Dari fasilitas Cikarang, kami tidak hanya memproduksi kendaraan, tetapi juga membangun kepercayaan global terhadap kemampuan manufaktur Indonesia,” ujar Shravana T. Kumar, Direktur Utama DCVMI.
Desain lampu Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri Laksana didesain khusus untuk mendukung visibilitas di jalanan Thailand|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
Standar Keselamatan dan Emisi Global
Sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dibekali fitur keselamatan utama seperti Anti-lock Braking System (ABS) sebagai standar, konfigurasi mesin belakang untuk keseimbangan kendaraan, serta struktur rangka kokoh untuk daya tahan jangka panjang.
Sementara itu, bodi bus Legacy SR3 Neo Panorama telah memenuhi berbagai regulasi keselamatan internasional, termasuk UNECE R66 untuk perlindungan kecelakaan terbalik, UNECE R118 untuk material interior tahan api, serta ECE R43 untuk kaca keselamatan bersertifikasi.
Desain lampu Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri Laksana didesain khusus untuk mendukung visibilitas di jalanan Thailand|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
Direktur Komersial PT Laksana Bus Manufaktur, Alvin Arman, menegaskan bahwa produk karoseri Indonesia kini mampu bersaing di pasar ekspor.
“Unit ekspor ini membuktikan bahwa bodi bus buatan Indonesia dapat sepenuhnya memenuhi standar keselamatan Eropa sekaligus persyaratan pasar Thailand,” ujarnya
Ekspor ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi strategis Daimler Truck di ASEAN. (*) [sny]

