otomotif1.com

Honda Bangun Platform Fleksibel untuk EV dan Hybrid Setelah Rugi Besar

Ilustrasi platform fleksibel Honda untuk EV dan hybrid
Ilustrasi platform fleksibel Honda untuk EV dan hybrid

Setelah menuliskan rugi $15,7 miliar, Honda mengembangkan platform generasi baru yang bisa mendukung powertrain hybrid dan EV penuh, sebagai antisipasi perubahan pasar.

Ukuran teks

Honda mengembangkan platform generasi baru yang dapat beradaptasi untuk powertrain hybrid maupun listrik penuh (EV).

Langkah ini diambil setelah perusahaan menuliskan rugi investasi sebesar $15,7 miliar dari program EV 0 Series yang dibatalkan di Amerika Utara.

Presiden Honda Toshihiro Mibe mengatakan perusahaannya masih memperkirakan adopsi EV akan meningkat setelah 2030, meskipun permintaan hybrid saat ini lebih kuat dari prediksi sebelumnya.

Fleksibilitas sebagai Kunci

Platform baru ini dirancang agar Honda bisa bereaksi cepat terhadap perubahan regulasi, insentif, infrastruktur pengisian daya, dan kebijakan perdagangan.

Alih-alih terikat pada platform khusus EV, Honda ingin memiliki opsi.

“Pasar bisa berubah tergantung pemerintahan Trump selama dua setengah tahun ke depan dan hasil pemilu sela November,” kata Mibe, dikutip dari Auto News.

“Kami mempelajari sistem dan konsep EV generasi berikutnya yang akan berfungsi apa pun arah perkembangannya.”

Dalam jangka pendek, strategi Honda berfokus pada hybrid.

Perusahaan baru saja mengumumkan rencana meluncurkan 15 model hybrid pada 2029 dengan platform yang berbeda dari platform gabungan EV/hybrid yang diungkap pekan ini.

Untuk merek Acura, Honda akan mendorong hybrid ke pelanggannya.

Sementara Honda sendiri akan menawarkan opsi mesin pembakaran internal (ICE) dan hybrid untuk menarik pembeli yang lebih sadar biaya.

Honda juga menunggu hasil negosiasi perdagangan antara AS, Kanada, dan Meksiko sebelum memutuskan apakah akan mengaktifkan kembali rencana pusat produksi EV di Kanada, yang ditunda awal Mei lalu.

Update Terbaru

Lihat semua