OTOMOTIF1.com

Xiaomi Rugi Rp 90 Juta per Mobil di Kuartal I 2026

Xiaomi Rugi Rp 90 Juta per Mobil di Kuartal I 2026
Xiaomi sales performance.

Xiaomi mencatat kerugian operasional Rp 90 juta per mobil pada Q1 2026. Margin kotor turun jadi 20,1% karena subsidi pajak dan biaya komponen.

Ukuran teks

Xiaomi Group merilis laporan keuangan kuartal pertama 2026 pada hari ini.

Segmen kendaraan listrik pintar dan inovasi AI mencatat pendapatan 19,9 miliar yuan (2,9 miliar dolar AS).

>>> Lancia Gamma Kembali sebagai Crossover Fastback, Bukan Sedan

Segmen tersebut mengalami kerugian operasional sebesar 3,1 miliar yuan (457 juta dolar AS). Xiaomi menjual total 80.856 kendaraan pada kuartal pertama.

Artinya, perusahaan kehilangan sekitar 5.600 dolar AS untuk setiap mobil yang terjual. Pada kuartal pertama tahun lalu, kerugian per unit hanya 900 dolar AS.

Kinerja Pengiriman dan Penjualan

Selama kuartal pertama, Xiaomi mengirimkan 80.856 kendaraan baru. Angka ini naik 6,6% year-on-year dibandingkan 75.869 unit pada periode yang sama tahun 2025.

Pendapatan dari kendaraan listrik pintar mencapai 19,0 miliar yuan (2,8 miliar dolar AS).

Harga jual rata-rata (ASP) sekitar 235.000 yuan (34.600 dolar AS) per kendaraan.

>>> BYD Dolphin G DM-i Hatchback Hybrid Siap Meluncur di Eropa

Pertumbuhan year-on-year tetap tercapai meskipun produksi seri SU7 generasi pertama dihentikan. Keberhasilan ini terutama berkat kontribusi seri YU7 yang baru.

Per 6 Mei, SU7 generasi baru yang diluncurkan Maret lalu telah mengantongi lebih dari 80.000 pesanan pasti.

Sementara seri YU7 mencapai tonggak pengiriman kumulatif 232.000 unit dalam 10 bulan debutnya.

YU7 GT yang baru dirilis pada 21 Mei dibanderol mulai 389.900 yuan (57.300 dolar AS).

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua