China merilis standar nasional baru untuk range extender pada kendaraan listrik EREV, menggantikan aturan 2017 dengan persyaratan teknis yang lebih ketat. Pasar EREV China telah melampaui 1 juta unit penjualan tahunan.
Target Daya Tahan Terkait Penggunaan Nyata
Standar ini memperkenalkan dua tolok ukur daya tahan yang menarik perhatian khusus: uji beban bergantian 750 jam dan uji start-stop 100.000 siklus.
Peserta dalam proses penyusunan mengatakan persyaratan tersebut dikembangkan menggunakan data operasi kendaraan dan pemodelan kesetaraan kerusakan daripada mengadopsi standar internasional yang ada secara langsung.
Regimen pengujian dimaksudkan untuk mensimulasikan sekitar 300.000 km penggunaan di dunia nyata, termasuk kondisi perkotaan padat di mana mesin sering dihidupkan ulang.
Persyaratan semacam itu mencerminkan ekspektasi bahwa EREV akan semakin beroperasi sebagai kendaraan utama jangka panjang daripada sebagai teknologi transisi khusus.
Pertumbuhan Pasar Mendorong Revisi Standar
Waktu revisi bertepatan dengan ekspansi pesat pasar EREV China.
Peserta industri mengutip penjualan EREV domestik melebihi 1 juta unit pada 2024 dan melampaui 1,2 juta unit pada 2025.
Produsen kendaraan, termasuk Seres, Li Auto, Deepal, dan Leapmotor, telah memperluas program EREV, sementara model premium seperti Aito M9 telah membantu membangun teknologi di segmen pasar harga lebih tinggi.
>>> Polisi Oakland Matikan Peringatan Mobil Curian dari Kamera Flock
Penjualan domestik Aito M9 mencapai 3.382 unit pada April 2026, setelah 2.982 unit pada Maret dan 3.085 unit pada Februari.
