Xiaomi bersiap meluncurkan SUV terbarunya, SkyNomad N90, pada akhir Juli 2026. Setelah mendaftarkan kendaraan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, perusahaan memperlihatkan tata letak interiornya.
Konfigurasi 2+2+3
Tren SUV besar keluarga saat ini lebih banyak menggunakan konfigurasi enam kursi 2+2-2 untuk kenyamanan penumpang.
Namun, Xiaomi memilih tata letak tujuh kursi 2+2+3 untuk SkyNomad N90.
CEO Xiaomi Lei Jun menonjolkan fleksibilitas konfigurasi tujuh kursi.
Ia menyebutnya cocok untuk keluarga dengan tiga anak yang bepergian bersama kedua pasang kakek-nenek, atau keluarga dua anak dengan kakek-nenek dan pengasuh.
Lei Jun juga menekankan bahwa tata letak 2+2+3, yang populer di kendaraan seperti Buick GL8, membuat SkyNomad N90 juga cocok untuk keperluan bisnis.
Konsep Living Space
SkyNomad N90 diposisikan sebagai SUV besar serbaguna cerdas dengan filosofi kabin Living Space.
Dimensi kendaraan: panjang 5.285 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.825 mm, dan jarak sumbu roda 3.080 mm.
Eksteriornya menampilkan lampu LED berbentuk logo Mi yang terintegrasi di gril depan, membentuk panel menyatu dengan logo SkyNomad.
Atap dilengkapi LiDAR untuk mendukung kemampuan mengemudi cerdas.
Interior SkyNomad N90 tersedia dalam versi lima dan tujuh kursi. Kendaraan ini memiliki lantai benar-benar datar dan rel ultra-panjang di sepanjang kabin.
Kursi depan dapat diputar 180 derajat. Baris kedua dilengkapi kursi zero-gravity standar.
Hiburan mencakup layar yang dipasang di langit-langit yang bisa digeser maju-mundur, opsi ekspansi PAD untuk baris ketiga, dan perlengkapan proyeksi.
Gambar interior yang dirilis Xiaomi menampilkan model hasil kecerdasan buatan.
Performa dan Jangkauan
SkyNomad N90 ditenagai sistem range-extender 1.5T.
Range extender menghasilkan daya maksimum 112 kW, sementara motor penggerak memberikan daya puncak 210 kW (282 hp) dan 100 kW (134 hp).
Kendaraan mencapai kecepatan tertinggi 190 km/jam dan dibekali baterai 76 kWh, dengan jangkauan listrik murni WLTC 363–370 km.
SkyNomad N90 bukan SUV pertama dengan tata letak 2+2+3. Sebelumnya, BYD meluncurkan Great Tang sebagai SUV pertama di China dengan konfigurasi ini.
Namun, Lei Jun lebih suka membandingkannya dengan Buick GL8 MPV daripada menyebut BYD Great Tang, pesaing tangguh di sektor kendaraan energi baru.