Subaru secara resmi mempertimbangkan untuk mengekspor SUV Ascent buatan AS ke Jepang. Langkah ini mengikuti jejak Toyota, Nissan, dan Honda yang memanfaatkan sistem sertifikasi baru untuk mengurangi defisit perdagangan.
Ascent dibangun di atas platform global Subaru dan ditenagai mesin boxer 2.4 liter turbocharged bertenaga 260 hp.
Tenaga disalurkan ke semua roda melalui CVT dan sistem AWD simetris khas Subaru, lengkap dengan mode X-Mode untuk medan berat.
SUV buatan Indiana ini hanya tersedia dalam versi setir kiri, yang menjadi kerugian praktis di pasar setir kanan.
Panjangnya mencapai 4.999 mm, mungkin terlalu besar untuk jalanan Jepang.
Namun, Ascent bukan satu-satunya SUV besar yang masuk ke Jepang.
Nissan baru saja meluncurkan Murano (4.900 mm), sementara Toyota membawa Highlander (4.950 mm) dan Tundra pikap (5.930 mm) ke pasar domestik.
