Investigasi CCTV mengungkap jaringan bawah tanah yang mengalihkan baterai kendaraan listrik bekas ke modul 60V/72V ilegal, menerobos aturan 48V dan mengancam keselamatan.
Shanghai Huirong Regenerative Energy, perusahaan yang diakui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi sebagai perusahaan pemanfaatan baterai yang patuh, terdokumentasi mengalihkan sel otomotif ke paket kendaraan konsumen ilegal.
Standar industri melarang integrasi modul otomotif bekas ke jaringan kendaraan roda dua karena ketidakstabilan termal.
Meskipun ada larangan, fasilitas tersebut memproses volume sel kendaraan bekas menjadi format konsumen.
Data keselamatan resmi menunjukkan sekitar 33 persen kebakaran sepeda listrik disebabkan oleh modifikasi sirkuit ilegal.
Selain itu, 80 persen sel yang terkait kebakaran berasal dari paket daya kendaraan listrik bekas.
Kerangka Kebijakan
Untuk mengatasi kebocoran, otoritas ekonomi dan industri menerapkan rencana pengembangan komponen daur ulang.
Rencana multi-departemen ini bertujuan memperluas pelacakan material sekunder di jalur produksi kendaraan.
Kerangka kerja ini memberlakukan pelacakan digital untuk menstabilkan pasar sirkular yang sah.
Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan standarisasi siklus hidup baterai yang ditetapkan pada 1 April 2026.
Mandat menteri ini memperkenalkan platform ketertelusuran nasional yang memberikan identitas digital unik untuk setiap paket yang diproduksi.
>>> iCAR V23 Hadir di Lima Kota Lewat Roadshow Pop-Up Booth
Secara tegas, arahan tersebut melarang reintroduksi modul baterai otomotif bekas ke segmen sepeda listrik konsumen.
Jaringan yang diatur ini diproyeksikan mencapai 1.892,95 miliar yuan (280 miliar dolar AS) pada 2030.
Distributor komponen terus mendirikan fasilitas penyimpanan tidak terdaftar untuk melindungi jalur pasokan ilegal.
