Hyundai menghentikan i30 Wagon tanpa penerus. Permintaan rendah dan margin tipis jadi alasan. Perusahaan akan fokus pada SUV dan hatchback baru.
Hyundai resmi menghentikan produksi i30 Wagon. Model andalan di segmen estate ini tidak akan memiliki penerus.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh Xavier Martinet, Presiden dan CEO Hyundai Motor Europe. Menurutnya, permintaan untuk wagon di Eropa sudah tidak lagi mendukung pengembangan model baru.
>>> Audi Q5 SportbackTampil Menawan Dalam Balutan District Green
“Ada alasan mengapa kami jarang membicarakan estate. Di segmen ini, permintaan tidak tumbuh,” ujar Martinet kepada Auto Express.
Ia menambahkan bahwa i30 secara historis lebih banyak digunakan sebagai kendaraan armada. Harganya sering rendah dan keuntungannya tipis.
Angka yang Tidak Lagi Menguntungkan
Martinet menyebut selera global terhadap wagon sangat minim. Konsumen di China dan Amerika Serikat lebih memilih crossover dan SUV.
Perhitungan bisnis tidak lagi berpihak pada wagon. Hyundai pun menyadari hal tersebut.
SUV, menurut Martinet, memberikan keuntungan lebih besar. Hal itu membuat argumen untuk mempertahankan wagon semakin sulit dipertahankan.
>>> GM Investasi $150 Juta untuk Cadillac Baru Bertenaga Bensin di Tennessee
“Anda mengalokasikan investasi dan sumber daya R&D ke proyek yang paling masuk akal. Saat ini ada permintaan, tetapi tidak banyak, sehingga tidak layak,” jelasnya.
i30 Wagon, yang juga dikenal dengan nama CW, SW, dan Kombi, masih tersedia di pasar Eropa seperti Italia, Prancis, Jerman, dan Spanyol.
Namun, model ini akan segera dihentikan secara bertahap tanpa pengganti.
