Ford mencatat penurunan penjualan grup sebesar 10,3% pada kuartal II 2026. Penjualan hybrid dan listrik juga turun, sementara Bronco mencetak rekor dan mengalahkan Wrangler.
Ford mengalami kuartal II yang suram dengan penjualan grup turun 10,3% menjadi 549.200 unit. Angka tersebut berkurang 62.895 kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara year-to-date, penjualan Ford turun 9,6%.
>>> Chevrolet Silverado 1500 High Country: Truk Paling Nyaman untuk Liburan 4 Juli
Produsen mobil asal Amerika Serikat itu telah memberlakukan program employee pricing untuk semua konsumen mulai 1 Mei hingga 6 Juli.
Namun, penjualan yang buruk mungkin membuat program tersebut diperpanjang.
Penjualan Hybrid dan Listrik Merosot
Meskipun harga bensin tinggi, penjualan hybrid Ford justru turun 20% pada kuartal II.
Hal ini kontras dengan pesaing seperti Kia yang mencatat kenaikan penjualan hybrid hingga 187% pada Juni.
Penjualan kendaraan listrik Ford juga ambles 40,7% di Q2.
>>> Suzuki Cara: Supercar Mungil dengan Pintu Gullwing dan Tenaga 64 HP
Mustang Mach-E turun 30,9%, sementara F-150 Lightning yang sudah dihentikan produksinya merosot 58,6% menjadi hanya 2.421 unit.
Sebagai perbandingan, Mustang bermesin bensin menjual lebih dari dua kali lipat dibandingkan Mach-E. Sepanjang tahun ini, Mustang ICE memimpin dengan 28.725 unit berbanding 11.632 unit.
Dampak Penghentian Escape
Keputusan Ford menghentikan produksi Escape terus berdampak besar. Pada semester I 2025, Ford menjual 82.589 unit Escape, namun tahun ini hanya 24.112 unit.
Dealer masih memiliki sekitar 3.000 unit tersisa.
