Hyundai Veloster menawarkan kombinasi langka antara desain unik, kepraktisan hatchback, dan performa menyenangkan dengan harga bekas yang terjangkau. Cocok untuk pencari mobil berbeda tanpa menguras kantong.
Model Turbo hadir pada 2013, menambahkan turbocharger pada mesin 1.6 liter, meningkatkan tenaga menjadi 201 hp dan 195 lb-ft torsi.
Powertrain ini bertahan hingga akhir produksi.
Pada 2019, Veloster N diperkenalkan sebagai mobil performa kompak sejati, dengan mesin 2.0 liter turbo 4-silinder dan transmisi manual 6-percepatan.
Standarnya menghasilkan 250 hp dan 260 lb-ft torsi, meningkat menjadi 275 hp dengan paket Performa.
>>> Honda Rebel 1100T: Cruiser Jepang yang Dirancang untuk Perjalanan Jauh
Biaya Kepemilikan yang Masuk Akal
Hyundai menawarkan garansi terbaik di Amerika, memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik. Veloster mendapat peringkat keandalan RepairPal 4.0 dari 5.0, sedikit di atas rata-rata.
Biaya perbaikan tahunan rata-rata $493, lebih rendah dari rata-rata, dengan kemungkinan perbaikan tak terjadwal yang rendah dan tidak parah.
Namun, pembeli harus memeriksa masalah umum seperti kegagalan connecting rod dan hilangnya tenaga. Model dengan transmisi kopling ganda dan/atau mesin turbo perlu diperiksa catatan perawatannya.
Riwayat recall juga harus dicek, terutama karena sembilan recall dikeluarkan untuk Veloster. Inspeksi pra-pembelian oleh mekanik independen sangat disarankan.
Kesimpulan: Untuk Siapa Veloster Cocok?
Setiap versi Veloster membawa karakter dan gaya sporty. Baik model dasar awal dengan tenaga kecil maupun N dengan paket Performa, mobil ini terlihat menyenangkan.
Karakter inilah yang membedakan Veloster dari Civic, Corolla, Forte, atau Elantra. Kini setelah produksi berakhir, Veloster semakin langka, terasa istimewa tanpa mahal.
