otomotif1.com

Penjualan Mobil Listrik China Anjlok 13%, Dorong Ekspor ke Pasar Global

Penjualan Mobil Listrik China Anjlok 13%, Dorong Ekspor ke Pasar Global
Ilustrasi penjualan mobil listrik China yang menurun

Penjualan mobil listrik China turun 13% di semester pertama 2026. Pemerintah akan memangkas insentif pajak mulai 2027, mendorong produsen seperti BYD dan Xiaomi untuk meningkatkan ekspor.

Ukuran teks

Penjualan kendaraan listrik (EV) di China terus merosot sepanjang semester pertama 2026.

Data awal dari China Passenger Car Association menunjukkan hanya 4,73 juta unit terjual, turun 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

>>> Toyota Grand Highlander Hybrid 2026: SUV Tiga Baris yang Paling Tepat

Pada Juni 2026, penjualan mencapai 1,04 juta unit, turun 7 persen dari Juni 2025. Angka ini masih jauh dari rekor tertinggi sebelumnya.

Insentif Pajak Mulai Dipangkas

Pemerintah China mulai mengurangi dukungan untuk kendaraan energi baru. Kebijakan pemotongan insentif pajak penjualan untuk beberapa EV akan berlaku mulai Januari 2027.

Sebelumnya, Beijing telah menyesuaikan kebijakan subsidi awal tahun ini.

in2

>>> BYD Denza D9 Hadir dengan Warna Dark Gold, Hanya Rp 71 Jutaan

Mulai 1 Januari 2027, pemotongan pajak tahunan untuk EV, plug-in hybrid, dan kendaraan komersial sel bahan bakar akan dihapus.

Meski penghematan yang diperoleh pembeli tergolong kecil—antara 360 yuan (sekitar Rp 800 ribu) hingga 660 yuan (sekitar Rp 1,5 juta) per tahun—kebijakan ini tetap berdampak pada minat beli.

>>> Suzuki V-Strom 800: Perpaduan Ideal Antara Touring dan Riding Harian

Hanya Tiga Produsen EV China yang Untung

Saat ini, hanya BYD, Xiaomi, dan Leapmotor yang mencatatkan profitabilitas. Menurut konsultan AlixPartners, hanya empat produsen lain yang diperkirakan bisa mencapai titik impas pada 2030.

Banyak perusahaan lemah diprediksi akan bangkrut atau diakuisisi oleh merek yang lebih besar. Dengan margin yang semakin tipis, produsen China mulai fokus ke pasar luar negeri.

Ekspor Diprediksi Melonjak 41%

Analis memperkirakan merek China dapat mengekspor sekitar 10 juta kendaraan pada akhir 2026. Angka ini melonjak 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

>>> BYD Song L GT Fastback Listrik Terlihat di China Setelah Setahun Hening

Penurunan penjualan domestik dan berkurangnya insentif pemerintah mendorong produsen untuk mempercepat ekspansi global. Model-model baru yang sebelumnya dirancang untuk pasar dalam negeri kini mulai dikirim ke luar negeri.

Update Terbaru

Lihat semua