Toyota Grand Highlander Hybrid 2026 terjual 20.532 unit dalam tiga bulan pertama. SUV tiga baris ini menawarkan ruang, efisiensi, dan keandalan tanpa kompromi.
Toyota Grand Highlander Hybrid 2026 mencatat penjualan 8.275 unit pada Maret 2026.
Dalam tiga bulan pertama tahun ini, varian hybrid saja terjual 20.532 unit, naik 86,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
>>> BYD Denza D9 Hadir dengan Warna Dark Gold, Hanya Rp 71 Jutaan
Angka itu tidak berasal dari facelift atau kampanye pemasaran besar-besaran. Mobil ini tidak mengalami perubahan berarti untuk 2026.
Yang mendorong lonjakan penjualan adalah rekomendasi dari mulut ke mulut oleh keluarga yang merasa SUV ini akhirnya menjawab kebutuhan tanpa kekurangan.
Mengisi Celah Pasar yang Selama Ini Terabaikan
Selama bertahun-tahun, konsumen dihadapkan pada pilihan sulit: SUV tiga baris yang sempit di baris ketiga atau model besar yang boros bahan bakar.
Toyota Grand Highlander Hybrid hadir di tengah-tengah.
Mobil ini 6,5 inci lebih panjang, 2 inci lebih tinggi, dan 2,3 inci lebih lebar dari Highlander biasa.
Setiap inci tambahan digunakan untuk baris ketiga dan ruang kargo di belakangnya. Platform mobil membuatnya mudah dikemudikan seperti sedan tinggi, bukan truk ringkas.
Hasilnya, baris ketiga benar-benar dapat ditempati orang dewasa untuk perjalanan jauh. Ruang kepala dan lutut cukup lapang, bahkan mengalahkan Sequoia yang lebih besar.
Ruang kargo di belakang baris ketiga juga fungsional.
