Penggemar Harley-Davidson mulai beralih ke Honda Shadow Ace 1100 setelah menempuh 50.000 mil. Keandalan mesin berpendingin cairan dan perawatan mudah jadi alasan utama.
>>> Harga Slate Truck Bisa Melonjak dari $25K ke $46K, Jendela Masih Manual
Mesin berpendingin cairan dan penggerak poros tertutup menjamin performa andal, terutama untuk perjalanan jauh.
Perawatan penggerak poros hanya membutuhkan penggantian oli. Honda juga tidak mengorbankan kualitas: cat dua warna, krom berlimpah, dan spatbor seimbang menarik penggemar cruiser tradisional.
Mesin V-Twin dengan Karakter Berbeda
Shadow 1100 menggunakan mesin V-twin 1.099 cc dengan sudut 45 derajat. Rasio kompresi 8,5:1.
Mesin ini menghasilkan 52,3 tenaga kuda pada 5.500 RPM dan torsi 67 pound-feet pada 2.700 RPM.
Berbeda dengan Shadow biasa yang menggunakan dua jurnal engkol terpisah, ACE menggunakan satu jurnal engkol seperti Harley. Hal ini memberikan sensasi mesin yang lebih mirip Harley.
Meskipun meniru mesin Harley yang berpendingin udara, Shadow tetap menggunakan pendingin cair. Ini memberikan performa yang lebih konsisten dan mengurangi keausan mesin.
Performa dan Handling yang Memadai
Dengan tenaga di atas 50 hp, Shadow tidak impresif di atas kertas. Namun, torsi puncak yang rendah membuatnya responsif terhadap bukaan gas.
Pengendara tidak perlu sering mengganti gigi.
Di gigi tertinggi, Shadow 1100 melaju dengan mudah pada 70 mil per jam tanpa terasa berat.
Sasisnya sederhana dengan rangka baja double cradle, fork teleskopik 41 mm, dan shock belakang ganda.
Bobot 620 pon terasa ringan berkat distribusi yang rendah. Tinggi jok 28,7 inci memudahkan pengendara pendek.
