Chen Liquan, peraih penghargaan sains tertinggi China, mendesak industri otomotif mempercepat pengembangan baterai sodium guna mengurangi ketergantungan impor lithium hingga 75%.
Data bersertifikasi mengonfirmasi bahwa sel sodium CATL Changan mencapai biaya produksi 0,051 dolar AS per watt-jam.
Paket baterai ini memiliki kepadatan energi 175 Wh/kg, cukup untuk menggerakkan kendaraan komersial berat.
>>> Honda Pilot vs Toyota Grand Highlander: Perbandingan Interior, Performa, dan Fitur
Hina Battery telah mengintegrasikan konsep ini ke dalam lini kendaraan aktif dengan mendirikan kantor pusat di Wuhan.
Pemasok tersebut sedang membangun lini produksi paket sodium 2 GWh untuk melayani operasi transportasi komersial dan 115.000 kapal kargo di sepanjang Sungai Yangtze.
Konfigurasi ini mempertahankan retensi kapasitas 90% pada suhu -20°C, mengatasi tantangan penurunan daya pada musim dingin untuk Dongfeng Commercial Vehicles.
Pergeseran Pangsa Pasar
Data China EV DataTracker Mei 2026 menunjukkan CATL memimpin pasar dengan 33,08 GWh pemasangan, menguasai pangsa 46,7%, diikuti BYD dengan 11,87 GWh atau 16,8%.
Pemasok lapis kedua seperti Gotion High-tech, Calb, Eve Energy, dan Rept Battero memiliki pangsa pasar antara 6,3% hingga 3,7%.
>>> Harga Slate Truck Bisa Melonjak dari $25K ke $46K, Jendela Masih Manual
Peringkat teratas lainnya ditempati oleh Zenergy, Sunwoda, Energee, dan LG Energy Solution. Transisi perangkat keras alternatif ini diharapkan mengamankan stabilitas volume jangka panjang untuk lini kendaraan mendatang.
