Banyak pemilik Lexus GX 550 mulai melirik Honda Passport TrailSport yang lebih murah Rp 300 juta. Simak perbandingan biaya operasional, konsumsi BBM, dan kemampuan off-road.
Meski tidak bisa menandingi GX 550 di jalur off-road ekstrem, untuk 90% kebutuhan petualang, Passport sudah lebih dari cukup.
Ruang Kargo dan Kepraktisan Sehari-hari
Honda Passport menawarkan ruang kargo 44,0 kaki kubik di belakang kursi baris kedua. Lexus GX 550 dengan konfigurasi tiga baris hanya 40,2 kaki kubik.
Keunggulan GX 550 adalah adanya kursi baris ketiga yang tidak dimiliki Passport. Namun, bagi yang jarang menggunakannya, bobot ekstra dan harga premium menjadi beban.
Arsitektur unibody Passport juga memudahkan bongkar muat barang berat. Ketinggian ambang lebih rendah, dan radius putar lebih kecil untuk manuver di perkotaan.
Bagi pembeli yang memilih GX 550 demi kursi ketiga tetapi jarang menggunakannya, Passport menawarkan paket yang lebih efisien.
Keunggulan Lexus GX 550 yang Tak Terbantahkan
Lexus GX 550 unggul dalam hal tenaga dan kemampuan menarik. Torsi 479 lb-ft hampir dua kali lipat Passport (262 lb-ft), memungkinkan menarik beban hingga 8.000 pon.
Body-on-frame GX 550 juga lebih tahan banting di medan berat. Untuk pengguna yang benar-benar membutuhkan kemampuan off-road ekstrem, ini adalah keunggulan nyata.
Interior GX 550 juga jauh lebih mewah. Material kulit semi-aniline, sistem audio Mark Levinson, dan peredaman kabin yang superior memberikan pengalaman premium.
Namun, apakah semua itu sepadan dengan selisih harga Rp 300 juta? Jawabannya tergantung kebutuhan dan prioritas masing-masing pembeli.
>>> 10 SUV Tangguh yang Bisa Tembus 250.000 Mil dengan Mesin Asli
Bagi yang membutuhkan kemampuan off-road ekstrem dan kemewahan, GX 550 tetap pilihan tepat. Namun, bagi yang lebih mementingkan efisiensi biaya dan kepraktisan, Passport TrailSport menawarkan nilai lebih.
