Honda berpotensi menjadi produsen mobil pertama yang menerapkan baterai solid-state pada kendaraan produksi. Simak teknologi di balik terobosan ini.
Honda dikabarkan menjadi kandidat terdepan untuk menjadi pabrikan pertama yang menghadirkan baterai solid-state pada mobil produksi massal. Terobosan ini dipandang sebagai langkah besar dalam industri kendaraan listrik.
Teknologi Baterai Solid-State Honda
Baterai solid-state menggunakan elektrolit padat, bukan cair seperti baterai lithium-ion konvensional. Teknologi ini menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dan risiko kebakaran lebih rendah.
>>> Polisi Texas Habiskan Rp 18 Miliar untuk Empat Chevy Tahoe Bersensor Canggih
Honda telah mengembangkan baterai ini selama bertahun-tahun dan kini siap mengaplikasikannya pada model produksi. Langkah ini bisa mengubah persaingan di pasar EV global.
Prototipe baterai solid-state Honda telah diuji pada kendaraan konsep 0 Series. Model Saloon menjadi salah satu yang menggunakan teknologi ini.
>>> Baterai Sodium Isi Penuh 4 Menit, Lebih Cepat dari Waktu Ngopi
Dengan baterai solid-state, mobil listrik dapat memiliki jangkauan lebih jauh dan waktu pengisian lebih cepat. Honda menargetkan produksi massal dalam beberapa tahun ke depan.
Keunggulan lain termasuk stabilitas termal yang lebih baik dan umur pakai lebih panjang. Ini menjadi solusi atas kelemahan utama baterai konvensional.
>>> Jalan Musik di AS: Hadiah untuk Pengemudi yang Patuh Batas Kecepatan
Meski demikian, tantangan produksi massal masih ada, seperti biaya dan skalabilitas. Honda terus melakukan riset untuk mengatasi hambatan tersebut.
Jika berhasil, Honda akan menjadi pelopor di industri otomotif.
>>> GMC Hummer EV Edisi 25 Tahun: ICON | 25 Hadir dengan Warna Kuning Ikonik
Para pesaing seperti Toyota dan Nissan juga mengembangkan teknologi serupa, namun Honda disebut lebih maju dalam realisasi produksi.
