Volvo dikabarkan mengevaluasi sedan dan wagon listrik untuk pasar AS pada 2028, menggunakan platform SPA3. Langkah ini membalikkan strategi SUV-only yang dijalankan sebelumnya.
Volvo dikabarkan tengah mengevaluasi peluncuran sedan dan wagon listrik untuk pasar Amerika Serikat. Kedua model tersebut akan menggunakan arsitektur SPA3 generasi terbaru pabrikan asal Swedia itu.
Jika terealisasi, langkah ini menjadi perubahan haluan tajam dari strategi Volvo yang belakangan hanya fokus pada SUV.
>>> Honda VFR1200F: Motor Sport-Touring yang Layak Kembali Diproduksi
Selama beberapa tahun terakhir, Volvo secara bertahap memangkas lini kendaraan di AS hingga hanya menyisakan crossover.
Kini, perusahaan dilaporkan mulai mempertimbangkan kembali pendekatan tersebut.
Menurut Automotive News, Volvo mengevaluasi sepasang mobil listrik ukuran menengah untuk pasar AS yang bisa hadir pada 2028.
Platform SPA3 dan Target Penjualan
Kendaraan tersebut akan berbasis platform SPA3, arsitektur yang sama dengan EX60 yang akan datang. EX60 sendiri menggunakan sistem kelistrikan 800 volt yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat.
>>> Penjualan Truk Listrik GM Anjlok, Dealer Beri Diskon Besar-besaran
Karena mobil-mobil ini sudah direkayasa untuk Eropa, adaptasi untuk jalan Amerika disebut tidak memerlukan banyak usaha.
Jika disetujui, kedua model kemungkinan akan menggunakan nama seri 60 atau 70 yang sudah dikenal.
Varian Cross Country bergaya tangguh juga disebut sedang dipertimbangkan. Namun, ekspektasi penjualan tergolong konservatif, dengan proyeksi total penjualan tahunan sekitar 10.000 unit.
Harga diperkirakan mulai dari kisaran USD 50.000-an rendah. Volvo yakin adaptasi kendaraan spesifikasi Eropa ke pasar AS tidak terlalu sulit dilakukan dalam kasus ini.
