Subaru Ascent menawarkan AWD simetris, mesin turbo 2.4L, dan kabin tiga baris. Simak ulasan keandalan CVT, biaya kepemilikan, dan perbandingan dengan Honda Pilot serta Toyota Highlander.
Subaru Ascent mungkin bukan pilihan utama di segmen SUV tiga baris, tetapi keunggulan all-wheel drive (AWD) simetris dan mesin turboflat-four membuatnya layak dipertimbangkan.
Artikel ini membahas aspek yang jarang diulas, termasuk data kepemilikan jangka panjang, durabilitas CVT, dan kepraktisan baris ketiga.
>>> Mesin GM 3800 V-6: Mengapa Masih Lebih Awet dari Turbo Modern
Mesin, AWD, dan Tata Letak
Subaru Ascent 2026 menggunakan mesin 2.4-liter turbocharged flat-four yang menghasilkan 260 hp dan 277 lb-ft torsi.
Mesin ini menggunakan bahan bakar oktan 87 dan mencapai 19 mpg kota serta 26 mpg jalan raya.
Sebagai perbandingan, Toyota Highlander 2026 dengan mesin 2.4-liter turbo empat silinder menghasilkan 265 hp dan 310 lb-ft torsi, dengan efisiensi 21 mpg kota dan 28 mpg jalan raya.
Honda Pilot tetap menggunakan V6 3.5-liter naturally aspirated dengan 285 hp dan 262 lb-ft torsi, mencapai 19 mpg kota dan 27 mpg jalan raya.
Dalam hal respons throttle, Pilot unggul dengan transmisi 10-percepatan yang responsif. Sementara Highlander dan Ascent mengalami turbo lag dari posisi diam.
Ascent menggunakan tata letak longitudinal dengan pusat gravitasi rendah, sedangkan Highlander menggunakan transverse inline-four dengan pusat gravitasi lebih tinggi.
Drivetrain simetris Ascent menghilangkan torque steer karena poros CV depan sama panjang.
Subaru Full-Time Symmetrical AWD menyalurkan tenaga ke semua roda setiap saat, memberikan traksi unggul di kondisi kering dan basah.
