BMW 5 Series kehilangan hingga $36.000 (Rp 570 juta) dalam lima tahun. Mobil mewah ini bisa dibeli bekas dengan harga mulai $25.100, menawarkan performa dan teknologi setara baru.
Model ini tersedia dengan pilihan mesin turbo empat silinder 248 dk, plug-in hybrid 288 dk, inline-six 335 dk, hingga V8 twin-turbo 523 dk pada M550i.
Akselerasi 0-60 mph berkisar 3,6 detik untuk M550i hingga 5,9 detik untuk 530i. Semua varian xDrive dilengkapi sistem all-wheel drive.
Interiornya masih terasa mewah dengan material soft-touch, jok elektrik, dan switchgear presisi. Kabinnya menggabungkan ergonomi tradisional dengan teknologi modern.
Fitur teknologi meliputi cluster instrumen digital 12,3 inci, layar sentuh 12,3 inci dengan iDrive 7, Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, navigasi, serta pembaruan OTA.
Sistem keselamatan mencakup peringatan tabrakan depan, pengereman darurat otomatis, deteksi titik buta, dan peringatan keluar jalur.
>>> BMW R 1300 RT: Perpaduan Kemewahan dan Fungsionalitas dalam Satu Motor Touring
Opsi tambahan seperti cruise control adaptif, head-up display, kamera surround-view, dan Parking Assistant Plus membuatnya tetap relevan di tahun 2026.
Sedan Mewah Lain dengan Depresiasi Lebih Besar
Selain BMW 5 Series, beberapa model lain mengalami depresiasi lebih parah.
Audi A6 2021 kehilangan 61-62 persen nilainya dalam lima tahun, dengan harga bekas kini $21.700-$26.700 dari harga baru $55.945-$70.545.
Maserati Ghibli 2021 bahkan kehilangan 62-70 persen nilainya, dengan harga bekas $23.200-$42.700 dari harga baru $76.235-$111.735.
Model 2024 juga turun 44-46 persen hanya dalam dua tahun.
Depresiasi tinggi ini disebabkan oleh pembaruan model, biaya perawatan mahal, dan preferensi pasar yang beralih ke SUV.
>>> VW Sempat Pertimbangkan Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Namun, bagi pembeli cerdas, ini adalah peluang mendapatkan sedan mewah dengan harga setara mobil baru kelas menengah.
