Hertz meluncurkan unit baru Oro Mobility untuk mengelola armada robotaxi Uber. Fokus pada pengisian daya, perawatan, dan perbaikan kendaraan otonom Lucid.
Hertz resmi membentuk unit baru bernama Oro Mobility yang akan fokus mengelola armada robotaxi. Langkah ini diambil setelah perusahaan sebelumnya mengalami kerugian besar akibat investasi kendaraan listrik (EV).
Oro Mobility akan mendukung program robotaxi Uber dengan menangani pengisian daya, perawatan, perbaikan, pembersihan, dan staf depo. Layanan ini akan menggunakan kendaraan Lucid yang dilengkapi teknologi otonom Nuro.
>>> 10 SUV Jerman 2025 dengan Biaya Perawatan Terendah
Fokus Awal di California dan New Jersey
Peluncuran awal akan dilakukan di kawasan Teluk San Francisco sebelum diperluas ke pasar lain tahun depan.
Saat ini, Oro Mobility sudah mengoperasikan kendaraan sendiri dengan pengemudi sendiri di Los Angeles dan San Francisco melalui platform Uber.
>>> Mercedes Perbarui Crossover Entry-Level dengan Tenaga Hybrid dan Elektrik
Musim semi ini, layanan akan ditambahkan ke New Jersey Utara. Hertz tidak membangun kendaraan otonom sendiri, melainkan mengelola armada untuk pihak lain.
Langkah ini kontras dengan strategi sebelumnya. Pada 2021, Hertz membeli lebih dari 100.000 EV dari Tesla dan merek lain.
Namun, hanya sekitar 30.000 unit yang terealisasi sebelum perusahaan menyadari kesalahan besar.
>>> Harley-Davidson Heritage Classic 2026: Cruiser Terbaik untuk 80 MPH Sepanjang Hari
Biaya perbaikan tinggi dan nilai jual kembali yang merosot membuat Hertz menjual EV tersebut pada 2023-2024, menderita kerugian miliaran dolar.
Kini, Hertz kembali ke bisnis inti manajemen armada yang lebih aman.
>>> Galeri Foto Interior dan Eksterior 2027 Ram 1500 Rumble Bee
Jika layanan robotaxi gagal, Uber yang akan menanggung risiko, bukan Hertz.
