Studi CDK Global menemukan hampir satu dari empat pembeli mobil yang dibiayai menambah setidaknya dua tahun masa kredit agar cicilan tetap terjangkau.
Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa hampir seperempat pembeli mobil yang menggunakan pembiayaan menambah masa kredit mereka setidaknya dua tahun.
Langkah ini diambil agar cicilan bulanan tetap terjangkau di tengah tekanan biaya hidup.
>>> Menperin Buka GIIAS 2026 di ICE BSD
Riset dari CDK Global melibatkan lebih dari 1.000 pembeli mobil pada kuartal kedua. Hasilnya, 47 persen responden menyatakan cicilan awal sesuai anggaran dan memuaskan.
Namun, 41 persen lainnya mengaku harus memperpanjang masa kredit agar mampu membayar.
Dari kelompok yang memperpanjang, 19 persen menambah 12 bulan, 11 persen menambah 24 bulan, 6 persen menambah 36 bulan, 3 persen menambah 48 bulan, dan 2 persen menambah lebih dari 49 bulan.
>>> Hyundai Palisade 2026 Lebih Murah dari Toyota Grand Highlander Hybrid
Secara total, hampir satu dari empat pembeli yang dibiayai menambah setidaknya dua tahun masa kredit.
Dampak Tersembunyi dari Perpanjangan Kredit
Memperpanjang masa kredit memang mengurangi cicilan bulanan, tetapi secara drastis meningkatkan total bunga yang dibayarkan.
Pemilik juga butuh waktu lebih lama untuk mencapai ekuitas positif, sehingga secara finansial terikat dengan kendaraan lebih lama.
>>> Pantau Kondisi Armada Secara Real-Time Lewat Hino Connect
Kondisi ini juga merugikan dealer karena semakin panjang masa kredit, semakin lama pembeli kembali ke pasar untuk mengganti kendaraan.
CDK Global mencatat dealer kini semakin sering mendiskusikan kelebihan dan kekurangan masa kredit panjang dengan pelanggan.
Studi yang sama juga meneliti perilaku penyewa (leasing) kendaraan baru. Hanya 6 persen penyewa yang perlu memperpanjang masa sewa agar cicilan tetap terjangkau.
>>> Xiaomi Mulai Pre-sale Crossover Skynomad N70 dan N90 Mulai Rp 600 Jutaan
Sebagian besar penyewa lebih memilih cara lain, seperti memanfaatkan insentif (37 persen), menambah uang muka (37 persen), menegosiasi harga (11 persen), mencari nilai residu lebih tinggi (6 persen), atau membidik model tahun lalu (1 persen).
