Toyota dikabarkan memimpin masa depan industri EV dengan baterai solid-state revolusioner yang mampu menempuh 745 mil dalam sekali pengisian.
Toyota berpotensi memimpin masa depan industri kendaraan listrik (EV) berkat baterai solid-state revolusionernya.
Teknologi ini dikabarkan mampu memberikan jangkauan hingga 745 mil dalam sekali pengisian daya.
>>> Lotus Eletre AS Tak Lagi Masuk Akal, Tarif Impor Jadi Biang Kerok
Dampak bagi Masa Depan Toyota
Dengan jangkauan sejauh itu, baterai solid-state dapat mengatasi salah satu kekhawatiran utama konsumen terhadap EV, yaitu jarak tempuh.
Jika berhasil diproduksi massal, Toyota bisa mendapatkan keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar EV global.
>>> Kia Niro Hybrid 2026: SUV Hemat yang Menjawab Stres Komuter
Baterai solid-state juga berpotensi lebih aman dan memiliki waktu pengisian lebih cepat dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
>>> Bagong Tambah Puluhan Bus Hino di GIIAS
Namun, tantangan produksi massal dan biaya masih harus diatasi sebelum teknologi ini bisa dinikmati publik.
Meski demikian, langkah Toyota ini menunjukkan komitmennya dalam inovasi teknologi kendaraan listrik.
>>> Yamaha Ténéré 700: Motor Adventure Ideal untuk Rider yang Kembali Setelah Lama Vakum
Kehadiran baterai ini bisa menjadi titik balik bagi adopsi EV di masa depan.
