Penjualan Mazda CX-70 dan CX-90 turun 25-28% YTD. CFO Jeffrey Guyton akui tak bisa diterima, namun rencana perbaikan fokus pada pesan keselamatan, bukan harga atau powertrain.
Penjualan Mazda CX-70 dan CX-90 mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun ini. Data menunjukkan keduanya turun 25 hingga 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Chief Financial Officer Mazda, Jeffrey Guyton, mengakui bahwa penurunan tersebut tidak dapat diterima. Namun, rencana perbaikan yang disusun justru menuai kritik karena dinilai tidak tepat sasaran.
>>> Indian Challenger: Bagger Serba Bisa yang Bisa Menggantikan Semua Motor di Garasi Anda
Fokus pada Pesan Keselamatan
Rencana penyelamatan yang dimaksud lebih menekankan pada pesan keselamatan. Padahal, masalah utama yang dihadapi konsumen mungkin berkaitan dengan harga atau performa powertrain.
Guyton tidak menyebutkan adanya perubahan strategi harga atau perbaikan teknis pada mesin. Hal ini membuat para pengamat mempertanyakan efektivitas langkah tersebut.
>>> Aston Martin Bikin Tiga DB12 S One-Off untuk Monterey, Terinspirasi Le Mans 1950
Penurunan penjualan yang cukup dalam ini tentu menjadi perhatian serius bagi Mazda. Apalagi CX-90 merupakan model andalan di segmen SUV premium.
Keputusan untuk fokus pada kampanye keselamatan dianggap kurang menyentuh akar permasalahan. Konsumen mungkin mencari nilai lebih dari segi harga atau inovasi teknologi.
>>> BMW S 1000 XR: Satu Motor untuk Semua Kebutuhan Berkendara
Belum ada pernyataan resmi mengenai langkah lanjutan yang akan diambil Mazda. Namun, tekanan untuk memperbaiki kinerja penjualan semakin besar.
Para analis menyarankan agar Mazda mengevaluasi ulang strategi pemasaran dan produknya. Penyesuaian harga atau peningkatan fitur bisa menjadi opsi yang lebih efektif.
>>> Subaru Sambar 360 Langka Tahun 1969 Dilelang di Bring a Trailer
Meski demikian, Mazda tampaknya masih percaya diri dengan pendekatan yang ada. Waktu akan membuktikan apakah strategi ini mampu membalikkan tren negatif.
