Pemerintah Tokyo memberikan subsidi hingga 1,3 juta yen untuk EV dan hybrid. Dengan tumpukan subsidi, Toyota bZ4X yang semula Rp 490 juta bisa didapat Rp 225 juta.
>>> Drive Worry Free: Konsep Kepemilikan Bebas Khawatir dari VinFast
Sementara itu, model dari Mitsubishi, BMW, Mercedes-Benz, dan Tesla hanya mendapat 300.000 yen (Rp 31,3 juta).
Kendaraan dari BYD hanya menerima 100.000 yen (Rp 10,4 juta). Adapun model Daihatsu saat ini tidak mendapat subsidi tambahan dari pabrikan.
Ada pula insentif tambahan berdasarkan penjualan.
Pabrikan yang menjual minimal 60 kendaraan nol emisi baru di prefektur Tokyo pada 2025 bisa mendapatkan subsidi tambahan.
Insentif lain hingga 200.000 yen (Rp 20,9 juta) tersedia dalam kategori “green transformation”.
Subsidi ini bisa ditumpuk dengan subsidi dari pemerintah federal Jepang yang juga bernilai hingga 1,3 juta yen.
Namun, besaran subsidi federal bervariasi, dengan kendaraan yang menggunakan baterai buatan Jepang mendapat potongan terbesar.
Sebagai perbandingan, BYD mendapat subsidi minimal 150.000 yen dari pemerintah federal.
Ini menciptakan selisih 1,15 juta yen antara BYD dan model yang memenuhi syarat subsidi nasional maksimum.
>>> Kemitraan VinFast-Danamon Perluas Akses Pembiayaan Dealer EV
Toyota bZ4X termasuk model yang memenuhi syarat subsidi nasional penuh 1,3 juta yen.
Jika ditumpuk dengan subsidi maksimal Tokyo, total diskon bisa mencapai 2,6 juta yen (Rp 272 juta).
Dengan begitu, harga bZ4X yang semula 4,8 juta yen (Rp 502 juta) bisa turun menjadi sekitar 2,2 juta yen (Rp 230 juta).
