WEVC, startup Inggris, akan membangun pabrik EV pertama di Qatar melalui kemitraan dengan JTA. Produksi dimulai 2028, menjadi pabrik volume pertama sebelum pabrik di Inggris.
Startup Inggris, Watt Electric Vehicle Company (WEVC), akan membangun pabrik kendaraan listrik (EV) pertama di Qatar.
Langkah ini dilakukan melalui kemitraan strategis jangka panjang dengan JTA International Investment Holding (JTA), grup investasi internasional yang berbasis di Doha.
>>> CATL Targetkan Jaringan Perbaikan Baterai EV di 100 Kota Global pada Akhir 2026
Pabrik tersebut akan menjadi fasilitas manufaktur EV khusus pertama di Qatar. Kendaraan WEVC akan direkayasa di Inggris dan diproduksi di lokasi baru di Qatar.
Awalnya, pabrik akan memproduksi model untuk pasar lokal sebelum diekspor ke negara-negara GCC dan pasar internasional lainnya yang belum ditentukan.
Produksi Dimulai 2028
Menurut laporan Autocar, pabrik akan memulai produksi dengan dua model: mobil penumpang dan van pengiriman ukuran sedang, mirip dengan eCV1 milik WEVC.
Produksi dijadwalkan dimulai pada awal 2028 dengan kapasitas sekitar 5.000 unit per tahun, kemudian akan diperluas.
>>> Chery Tembus 3.500 SPK di GIIAS 2026, Naik 62,56% Dibanding Tahun Lalu
WEVC baru saja meluncurkan platform PACES yang dapat mendukung berbagai kendaraan, dari quadricycles L7e hingga mobil penumpang, mobil sport, kendaraan komersial, dan truk.
Pendiri dan CEO WEVC, Neil Yates, mengatakan kemitraan ini mempercepat rencana perusahaan untuk membangun pabrik EV di Inggris.
Fasilitas di Qatar akan menjadi pendahulu bagi operasi serupa di AS dan Asia.
