WEVC, startup Inggris, akan membangun pabrik EV pertama di Qatar melalui kemitraan dengan JTA. Produksi dimulai 2028, menjadi pabrik volume pertama sebelum pabrik di Inggris.
Dengan kata lain, WEVC akan mendirikan pabrik volume pertamanya di luar negeri sebelum pabrik di dalam negeri.
>>> Volkswagen Indonesia Hadirkan Promo Kemerdekaan Khusus Pemilik Golf
Yates menyebut kemitraan dengan JTA sebagai tonggak penting dalam pertumbuhan internasional WATT.
Platform EV miliknya yang dikembangkan di Inggris memungkinkan pengembangan kendaraan yang sangat efisien dan mengurangi biaya produksi.
Kemitraan ini mencakup seluruh tahap pengembangan kendaraan, mulai dari teknologi platform hingga rekayasa, pengembangan produk, dan perencanaan produksi.
Arsitektur aluminium ringan dan platform EV dari WEVC akan memungkinkan siklus pengembangan yang lebih pendek dan fleksibilitas manufaktur yang lebih besar.
>>> Czinger 21C Spyder: Hypercar Langka dengan Teknologi Rem Baru
Kemitraan ini juga diharapkan memperkuat ekonomi Qatar secara luas, memperkuat rantai pasokan lokal, dan membangun tenaga kerja otomotif yang lebih terampil.
