Ford, GM, dan Stellantis memperingatkan usulan aturan konten AS sebesar 50 persen bisa menambah biaya miliaran dolar dan membuat mobil semakin mahal.
Ford telah memberikan sinyal nyata dengan memindahkan produksi model Lincoln untuk pasar AS dari China ke pabrik Amerika.
CEO Jim Farley mengakui perusahaan segera menyadari bahwa pemerintahan AS serius tentang reshoring industri otomotif.
Namun, tiga besar otomotif AS memiliki keluhan lain. Mereka menilai pesaing asing memiliki jalur masuk yang lebih bersih ke pasar AS.
Dewan Kebijakan Otomotif Amerika mengatakan eksportir Jepang, Korea Selatan, dan Eropa menghadapi tarif flat 15 persen, sementara produsen domestik harus menghadapi berbagai bea masuk untuk kendaraan, suku cadang, baja, dan aluminium.
>>> Buick Envision 2026: SUV Nyaman yang Sering Terlewatkan Pembeli
Situasi ini menjadi aneh karena kesepakatan yang awalnya dimaksudkan untuk memperkuat produksi Amerika Utara justru bisa membuatnya kurang kompetitif.
