Stellantis dikabarkan mempertimbangkan penutupan dan penjualan pabrik Brampton, Ontario, yang pernah merakit Dodge Charger dan Challenger. Serikat pekerja menyebut kabar ini sebagai pukulan telak bagi 2.200 pekerja.
Pabrik perakitan Brampton di Ontario, Kanada, yang pernah menjadi rumah bagi muscle car Dodge terakhir, berpotensi dijual oleh Stellantis.
Serikat pekerja Unifor mengungkapkan bahwa Stellantis telah mengakui sedang mempertimbangkan penutupan dan penjualan pabrik tersebut.
>>> BYD Da Han Resmi Pre-sale 21 Agustus, Pesaing Mercedes-Benz S-Class
Pabrik yang sebelumnya memproduksi Dodge Charger dan Challenger ini sudah tidak menghasilkan kendaraan baru sejak akhir 2023.
Rencana untuk memproduksi Jeep Compass di sana batal pada 2025, dan produksinya dipindahkan ke Belvidere, Illinois.
Nasib Pekerja dan Prospek Masa Depan
Presiden Unifor, Lana Payne, mengatakan Stellantis memberi tahu serikat pada Rabu lalu bahwa mereka sedang mengkaji penutupan dan penjualan pabrik.
Belum ada pemberitahuan resmi, dan Payne menegaskan perjanjian kerja mensyaratkan peringatan minimal 12 bulan.
Stellantis belum banyak berkomentar sebelum negosiasi dimulai, hanya menyebut prioritasnya adalah mencari "solusi manufaktur berkelanjutan" untuk Brampton.
>>> Mahindra Scorpio Lifestyler Siap Gempur Pasar Global, Harga Jauh di Bawah Toyota Hilux
Payne menyebut perkembangan ini sebagai "pukulan telak" bagi pekerja yang mempertanyakan apakah pekerjaan mereka akan kembali.
Unifor Local 1285 mewakili sekitar 2.200 anggota di Brampton yang saat ini menerima jaminan pendapatan sebesar 70 persen dari penghasilan mereka.
Kontrak Stellantis yang mencakup Brampton, Windsor, dan Etobicoke berakhir pada 20 September, menjadikan nasib pabrik ini sorotan dalam perundingan.
