Lebih dari 600 pekerja TN visa asal Meksiko memenangkan gugatan class action senilai $11,5 juta terhadap Kia Georgia dan Hyundai Mobis atas dugaan penempatan kerja yang tidak sesuai.
Status hukum pekerja TN terkait dengan pekerjaan yang memenuhi syarat, sehingga pekerja yang merasa diperlakukan tidak adil menghadapi pilihan sulit: tetap bertahan atau berisiko kehilangan dasar untuk berada di negara itu.
Para penggugat mengajukan tuntutan berdasarkan Fair Labor Standards Act, undang-undang racketeering federal dan Georgia, serta undang-undang lainnya.
Penyelesaian ini mencakup sekitar 614 orang yang direkrut oleh Total Employee Solution Support, SPJ Connect, atau Allswell, kemudian ditugaskan oleh Allswell ke Kia Georgia atau Hyundai Mobis.
>>> Maneuver PIT Polisi Saat Kejar 130 mph Lukai Pasangan Lansia
Pembayaran individu akan bervariasi; bagian upah sebesar $30 per minggu yang memenuhi syarat, sementara pembayaran untuk klaim terkait penipuan berkisar antara sekitar $4.113 hingga $16.800 tergantung pada lamanya penugasan.
Pengacara kelas menerima biaya sebesar $3,45 juta.
Penggugat utama, Isidro Arellano, berharap hasil ini mendorong pekerja TN lainnya untuk bersuara.
"Saya ingin semua pekerja, terutama pekerja TN, tahu bahwa mungkin untuk mengambil tindakan terhadap pemberi kerja dan memenangkan keadilan," kata Arellano kepada CBS.
"Semua pekerja punya hak, dari negara mana pun kita berasal. Kita manusia dan layak diperlakukan dengan hormat."
Ia berharap kasus ini menginspirasi orang lain untuk berbicara menentang pelanggaran ketenagakerjaan.
>>> Cruiser India Ini Hadir dengan Kemewahan ala Amerika
Kasus ini bukan sekadar sengketa gaji; para pekerja menuduh sistem visa yang dimaksudkan untuk mendatangkan profesional justru digunakan untuk menciptakan tenaga kerja dengan sedikit pilihan praktis.
