Leapmotor, merek asal China, resmi masuk pasar Argentina dengan dua SUV EREV untuk menantang dominasi BYD yang menguasai 89% pasar EV lokal.
Leapmotor, merek mobil listrik asal China yang didukung Stellantis, resmi memasuki pasar Argentina.
Langkah ini diambil untuk bersaing dengan BYD yang menguasai 89% pangsa pasar kendaraan listrik di negara tersebut sepanjang 2026.
>>> Luxeed RX dari Chery, Karya Desainer Eks Ferrari, Buka Pre-order 20 Agustus
Pada 18 Agustus 2026, Leapmotor mengumumkan dua model EREV (Extended Range Electric Vehicle) telah tiba di Argentina.
Keduanya adalah B10 dan C10, dengan harga mulai dari 31.990 hingga 35.500 dolar AS.
Dominasi BYD di Pasar EV Argentina
Pasar kendaraan listrik di Argentina tumbuh pesat pada 2026, dengan BYD sebagai pendorong utama. Berdasarkan laporan Inside Climate News, BYD menguasai 89% pangsa pasar EV lokal.
Pada semester pertama 2026, sekitar 10.800 mobil listrik terjual di Argentina, termasuk 5.600 plug-in hybrid dan 4.200 baterai EV murni.
Leapmotor memanfaatkan jaringan Stellantis yang sudah ada, dengan 12 gerai penjualan dan 20 titik layanan purna jual.
Pemilik Leapmotor juga dapat melakukan perawatan dasar di lebih dari 300 outlet layanan Stellantis.
Spesifikasi Leapmotor B10 dan C10
Leapmotor B10 dibanderol mulai 31.990 dolar AS di Argentina.
>>> Situs Gratis Ini Bisa Cek Plat Nomor di Flock, Tapi Ada Batasannya
SUV kompak lima penumpang ini memiliki dimensi 4530/1885/1655 mm dengan jarak sumbu roda 2.735 mm.
