Sebanyak 3,2 juta kendaraan di AS memiliki recall parkir di luar karena risiko kebakaran. Lonjakan recall terjadi akibat elektronik modern yang tetap panas meski mesin mati.
Beberapa kebakaran telah dilaporkan. Sarah Lammersen, pemilik Jeep Wrangler plug-in hybrid 2022, kehilangan mobilnya akibat kebakaran beberapa hari setelah mengetahui recall.
Putrinya sedang mengemudi saat kejadian, tetapi tidak ada yang terluka.
Penyebab di Balik Lonjakan Recall
Para ahli berpendapat bahwa elektronik kompleks dan baterai pada kendaraan modern menjadi penyebab utama lonjakan recall parkir di luar.
>>> BYD, Geely, dan Pabrikan Lain Tarik Jutaan Mobil di China karena Gagang Pintu Darurat
Mantan penyidik NHTSA, Frank Borris, menjelaskan bahwa mesin mati tetapi sirkuit tetap panas.
Borris menyebut fenomena ini sebagai 'kebakaran kunci mati'. Komponen yang dicurigai meliputi kabel biasa, motor kursi, relay starter, hingga baterai tegangan tinggi.
Sean Kane, presiden Safety Research and Strategies, menambahkan bahwa mobil modern beroperasi lebih panas dan komponennya lebih padat, sehingga suhu tetap tinggi setelah mesin dimatikan.
Asal Usul Label Parkir di Luar
NHTSA menciptakan label parkir di luar pada 2015 karena menganggap kebakaran tak terduga di dalam bangunan sebagai risiko yang sangat serius.
Pada 2022, agensi menambahkan kotak peringatan khusus di daftar recall online untuk meningkatkan kesadaran pemilik.
Bagi banyak pemilik, recall semacam ini sangat merepotkan, terutama jika tidak memiliki tempat parkir yang aman.
>>> Bugatti Kini Bisa Modernisasi Veyron Lama dengan Suku Cadang Model Terbaru
Steve Hawley, pemilik Jeep Grand Cherokee 4xe, mengatakan bahwa recall tersebut 'sangat merepotkan'.
