Aston Martin Lagonda shooting brake satu-satunya karya Roos Engineering akan dilelang Broad Arrow November 2026. Mobil wagon berbentuk baji ini ditaksir CHF 250.000-350.000.
Roos juga mengkalibrasi ulang komputer mesin, memperbarui seluruh sistem kelistrikan yang terkenal bermasalah pada mobil ini, dan mengembangkan peredam belakang khusus untuk menangani muatan yang lebih besar.
Kaca baru dibuat khusus untuk memenuhi persyaratan homologasi. Kabinnya dilapisi kulit Connolly, Alcantara, dan karpet khusus yang meluas hingga area kargo.
Lampu belakang tambahan dipasang di bumper agar mobil tetap terlihat saat tailgate diangkat. Roos bahkan memasang sistem untuk mencegah asap knalpot masuk ke kabin saat bagasi terbuka.
>>> NHTSA Perluas Investigasi Mesin V8 6.2 Liter GM, 997 Ribu Unit Terdampak
Hasilnya mungkin lebih cocok untuk membawa papan selancar pendek daripada lemari pakaian.
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa mobil ini akan terlihat lebih baik dengan atap yang sedikit lebih pendek dan jendela belakang yang miring.
Lagonda S3 lain yang dikonversi pada pertengahan 2000-an dan dijual oleh RM pada 2019 mengambil pendekatan itu. Namun, mobil yang satu ini tetap unik dengan desainnya yang khas.
Broad Arrow akan menawarkan Lagonda yang unik ini di pelelangan Zurich pada bulan November.
Perkiraan harganya saat ini mencapai CHF 250.000 hingga CHF 350.000, setara dengan $308.000-431.000.
>>> Ban Veyron Rp 42 Ribu Bikin Jera, Bugatti Tawarkan Solusi Rp 3,6 Ribu
Itu adalah uang yang serius untuk sebuah wagon tua, tetapi terlihat seperti harga murah dibandingkan dengan $1,765 juta yang dibayarkan seseorang untuk DB5 Shooting Brake yang kurang langka tetapi lebih diminati beberapa tahun lalu.
