otomotif1.com

Uji 30.000 Km, Baterai Yangwang U7 Hanya Susut 1,3% Setelah 350 Kali Pengecasan

Uji 30.000 Km, Baterai Yangwang U7 Hanya Susut 1,3% Setelah 350 Kali Pengecasan
Suzuki e Sky: Mobil Kei Listrik Jepang dengan Jarak Tempuh 310 km dari Baterai 26 kWh

BYD Yangwang U7 menjalani uji ketahanan 30.000 km dalam 9 hari. Setelah 350 kali pengecasan cepat, kapasitas baterai hanya turun 1,3%.

Ukuran teks

Pengujian ini dilakukan di tengah regulasi yang semakin ketat terkait keandalan kendaraan di Tiongkok.

Pada 21 Januari 2026, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) menerbitkan pengumuman yang merevisi persyaratan akses bagi produsen kendaraan bermotor.

Regulasi baru yang berlaku mulai 1 Januari 2027 mewajibkan kendaraan tradisional menjalani uji keandalan minimal 30.000 km.

Pada Juli lalu, Komite Teknis Nasional Standardisasi Otomotif juga meminta opini publik terkait tiga revisi standar nasional.

>>> Merek Baru Aiva dari Seres Siap Adopsi Baterai Swapping CATL

Usulan tersebut meningkatkan jarak uji keandalan untuk kendaraan energi baru (NEV).

Untuk mobil listrik murni, total jarak uji keandalan harus minimal 30.000 km, sama seperti kendaraan bermesin pembakaran internal.

Mobil hybrid plug-in juga diwajibkan menempuh minimal 30.000 km, dengan 10.000 km khusus untuk pengujian keandalan listrik murni.

Kendaraan sel bahan bakar juga harus menyelesaikan minimal 30.000 km dalam mode hybrid.

Yan Jinghui, anggota Komite Ahli Asosiasi Dealer Mobil Tiongkok, menilai peningkatan persyaratan ini mencerminkan kemajuan teknologi NEV di Tiongkok.

Ia berpendapat bahwa standar keandalan yang lebih tinggi membuktikan daya tahan baterai bukan lagi hambatan utama industri.

Sebagai merek paling premium dari BYD, penjualan bulanan Yangwang masih dalam kisaran ratusan unit.

>>> Pejalan Kaki Selamat dari Maut Usai Ditabrak Corvette yang Tabrak Mercedes SUV

Pada Juli, merek ini menjual 485 unit.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua