Jeep akan memproduksi dua model EV di China menggunakan teknologi Dongfeng, dengan rencana ekspor ke pasar internasional. Ini pertama kalinya Jeep mengekspor mobil buatan China.
Jeep akan membangun dua model kendaraan listrik di China melalui kemitraan dengan Dongfeng Motor Group.
Mobil-mobil ini tidak hanya dijual di China, tetapi juga akan diekspor ke pasar internasional.
>>> Mesin Motor Suzuki Terbesar 2026: Boulevard M109R 1.783 cc
Kesepakatan ini merupakan bagian dari perjanjian baru antara Stellantis dan Dongfeng yang ditandatangani pada Mei lalu. Ini menandai kembalinya Jeep memproduksi mobil di China setelah jeda empat tahun.
Menurut CEO Stellantis, Antonio Filosa, perusahaan patungan Dongfeng Stellantis Automotive Technology akan mengembangkan dua model Jeep di fasilitas Wuhan mulai tahun depan.
Baik versi plug-in hybrid maupun baterai listrik akan dikembangkan.
>>> Sedan Mewah Bekas Ini Bikin BMW Terasa Kurang Menarik
Produksi dan Teknologi
Dongfeng Stellantis Automotive Technology akan mengembangkan dan memasarkan model baru, sementara produksinya ditangani oleh perusahaan patungan lama Dongfeng Peugeot-Citroen (DPCA).
Dongfeng akan menyediakan teknologi elektrifikasi dan kendaraan cerdas inti.
Selain dua Jeep, dua Peugeot plug-in hybrid dan listrik juga akan diproduksi secara lokal. Ini menunjukkan perluasan kerja sama antara Stellantis dan Dongfeng di China.
Penjualan Jeep di China telah menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.
>>> Land Rover Tunda Defender Listrik karena Versi Bensin Masih Laris
Setelah mencapai puncak pada 2017 dengan 203.000 unit terjual, penjualan turun menjadi kurang dari 20.000 unit pada 2022, mendorong Stellantis mengakhiri usaha patungan dengan GAC.
Saat ini, hanya tiga model Jeep yang dijual di China: Wrangler, Gladiator, dan Grand Cherokee. Dengan produksi baru ini, Jeep berharap dapat meningkatkan kembali kehadirannya di pasar China.
Baik Jeep maupun Dongfeng belum memberikan rincian tentang pasar luar negeri mana yang akan menerima model Jeep buatan China.
>>> Li Auto Siap Luncurkan Mega MPV Terbaru pada 2 September dengan Kursi Putar dan Lampu Langit-langit
Namun, kemungkinan besar negara-negara Asia lainnya akan menjadi tujuan ekspor, dan Eropa mungkin juga termasuk.
