Koenigsegg Gemera pertama yang dikirim ke pelanggan mengalami kerusakan kaca depan di Kopenhagen. Mobil senilai Rp48 miliar ini diduga menjadi sasaran vandalisme.
Koenigsegg Gemera pertama yang dikirim ke pelanggan mengalami nasib nahas.
Mobil hypercar senilai sekitar Rp48 miliar ini dilaporkan rusak hanya beberapa hari setelah tiba di tangan pemiliknya di Denmark.
>>> Chery Q Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Harga OTR Mulai Rp262,4 Juta
Menurut laporan, kaca depan mobil berwarna merah terang ini pecah akibat aksi vandalisme. Insiden terjadi saat mobil diparkir di depan hotel mewah bintang lima di Kopenhagen.
Foto yang beredar di media sosial menunjukkan kaca depan bagian pengemudi hancur. Diduga pelaku menggunakan palu atau melempar batu bata, namun belum ada konfirmasi resmi.
Selain kaca depan, salah satu spion juga dilaporkan mengalami kerusakan. Mengingat Gemera hanya diproduksi 300 unit, pemilik tidak akan mudah mencari pengganti kaca depan di pasar aftermarket.
Kemungkinan besar, mobil harus dikirim kembali ke markas Koenigsegg di Swedia untuk diperbaiki. Belum ada pernyataan resmi dari pabrikan maupun pemilik.
>>> Mitsubishi New XForce HEV Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Buktikan Jarak 1.172 Km
Pajak Tinggi di Denmark Diduga Jadi Pemicu
Menurut salah satu pengguna Reddit, Gemera ini terlihat melintas di beberapa kota Denmark dengan pelat dealer Swedia.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pemilik belum membayar pajak lokal yang sangat tinggi.
Denmark menerapkan pajak registrasi kendaraan yang melonjak hingga 150 persen untuk mobil bernilai di atas 237.400 kroner Denmark (sekitar Rp370 juta).
