Koenigsegg Gemera pertama yang dikirim ke pelanggan mengalami kerusakan kaca depan di Kopenhagen. Mobil senilai Rp48 miliar ini diduga menjadi sasaran vandalisme.
Untuk mobil seharga miliaran rupiah, pajaknya bisa mencapai lebih dari Rp32 miliar.
Kebijakan ini membuat kepemilikan mobil mewah di Denmark menjadi sangat mahal. Diduga, aksi vandalisme ini merupakan bentuk protes terhadap ketidakadilan pajak tersebut.
>>> Peneliti China Kembangkan Baterai Lithium Metal 600 Wh/kg untuk eVTOL
Gemera yang rusak ini memiliki warna merah khas bernama Johan Röd, dengan banyak bagian serat karbon matte yang terekspos, seperti velg, diffuser belakang, penutup mesin, dan splitter depan.
Koenigsegg Gemera pertama kali diperkenalkan lebih dari enam tahun lalu.
Mobil ini baru dikirim ke dealer Swiss pada akhir Juni, dan tiba di tangan pemilik di Denmark pekan lalu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah pemilik atau tanggapan dari pihak Koenigsegg.
>>> Geely Coolray Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Usung ADAS Level 2 dan Kamera 540 Derajat
Yang jelas, insiden ini menjadi peringatan bagi pemilik hypercar di negara dengan pajak tinggi.
