Survei Carwow menunjukkan 49% pengemudi Inggris kini mempertimbangkan mobil China, naik dari 39% pada paruh kedua 2025. Kesadaran merek meningkat pesat.
>>> BYD Capai 10.000 Stasiun Flash Charging, Target 20.000 pada 2026
BYD tetap menjadi salah satu merek China yang paling dikenal di Inggris, dengan 71% responden mengaku tahu merek tersebut, dibandingkan 28% pada 2023.
Kesadaran terhadap Xpeng meningkat dari 8% pada 2023 menjadi 20%.
Proporsi responden yang belum pernah mendengar merek China mana pun turun dari 23% pada paruh kedua 2025 menjadi 16%.
Perubahan Pola Pikir Konsumen
Ben Carter, Chief Customer, Marketing and Media Officer Carwow, mengatakan peningkatan minat ini bukan hanya soal tekanan biaya hidup atau harga yang lebih murah.
Menurutnya, ini adalah pergeseran cara orang berpikir tentang mobil mereka.
Peningkatan ini terjadi seiring bertambahnya jumlah merek China yang tersedia di Inggris.
>>> Koenigsegg Gemera Pertama di Dunia Senilai Rp48 M Lebih Hancur Kaca Depannya di Kopenhagen
BYD memulai penjualan mobil penumpang dengan Atto 3 pada Maret 2023, disusul Chery, Omoda, Jaecoo, dan Xpeng yang memperluas kehadiran mereka.
MG milik SAIC juga sudah mapan di pasar Inggris. MG4 menjadi mobil listrik murni dengan registrasi terbanyak kedua di Inggris pada 2023, dengan 21.461 unit.
Inggris berbeda dengan Uni Eropa dalam perlakuan terhadap mobil listrik buatan China.
UE memberlakukan bea masuk tambahan pada kendaraan listrik baterai China mulai Oktober 2024, berkisar 7,8% hingga 35,3% tergantung produsen.
BYD dikenakan bea tambahan 17%, Geely 18,8%, dan SAIC 35,3%. Inggris sejauh ini belum memberlakukan bea setara.
Hingga 2 Juli 2026, pemerintah Inggris mengatakan Otoritas Remedies Perdagangan belum membuka penyelidikan terhadap kendaraan listrik China, meskipun terus menilai kemungkinan tindakan.
Steve Walker, kepala konten digital Auto Express, membandingkan kedatangan merek China dengan ekspansi pabrikan Jepang dan Korea sebelumnya di Inggris.
>>> Chery Q Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Harga OTR Mulai Rp262,4 Juta
Ia mengatakan mobil China bersaing kuat dalam nilai uang dan memberi tekanan tambahan pada merek mapan.
