Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan konektivitas antara daerah, khususnya antara Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi.
Keistimewaan lain dari proyek ini adalah penggunaan sebagian besar bahan baku atau produk lokal dalam pembangunan Jembatan Musi V.
Fakta ini mencerminkan prestasi luar biasa, di mana Sumatera Selatan mampu menyelenggarakan proyek jembatan jalan tol terpanjang dengan memanfaatkan bahan baku yang berasal dari produk lokal, mencapai angka 99 persen.
Proyek ini, yang mencakup Jalan Tol Kapal Betung dan Jembatan Musi V, memiliki nilai investasi sekitar Rp22 triliun.
Sebagai bagian integral dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), proyek ini dijalankan oleh PT Waskita Sriwijaya Tol, dengan target penyelesaian pembangunan pada bulan Agustus tahun 2024 mendatang.
Keseluruhan inisiatif ini menciptakan proyek megah yang tidak hanya menjadi manifestasi kemajuan infrastruktur, tetapi juga menjadi kontributor signifikan terhadap pengembangan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.***
