Ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bersaing di Pemilu 2024 telah menawarkan program transportasi umum walaupun dalam penyebutan berbeda.
Sulawesi: Kemakmuran di Timur
Membangun jaringan logistik dan transportasi yang murah dan efisien, melalui (a) melanjutkan pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi jalur Makassar-Parepare sampai Palu hingga 2029; (b) integrasi dan tata kelola yang baik terhadap sektor transportasi publik (integrasi Pete-Pete, pengembangan bus dalam kota); (c) melanjutkan pembangunan jalan tol trans Sulawesi sebagai Upaya menciptakan kemudahan mobilitas individu dan komoditas; (d) optimalisasi ALKI II dan III menghubungkan rantai pasok komoditas; (e) pembangunan dan pengembangan dry port lintas kabupaten dan provinsi.

Pelabuhan kapal angkutan air untuk melayani penyeberangan antar pulau|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1
Maluku: Kebangkitan ekonomi maritim dari Timur
Antar Pulau terhubung dengan penambahan dan pembaruan kapal penumpang dan kapal perintis, dukungan subsidi ongkos transportasi air agar lebih terjangkau, serta revitalisasi pelabuhan diantaranya Pelabuhan Yos Sudarso, Amahai, Tual, Namlea dan Saumlaki. Kepastian bagi seluruh kota dan desa tersedia angkutan umum murah.
Papua: Pemerataan sempurna
Revitalisasi pelabuhan Jayapura dan Samabusa Nabire untuk Biak, akses masuk utama barang dan jasa di wilayah utara serta Pelabuhan Pomako Mimika dan Merauke untuk wilayah Selatan. Melanjutkan pembangunan jalan Trans Papua dengan fokus meningkatkan kehadiran jalan nasional minimal di 90% kab/kota dan 100% jalan penghubung antar kab/kota dalam kondisi baik. Pengaspalan lebih dari 1.700 km jalan Trans Papua yang masih dalam kondisi tanah dan kerikil.
