Pembangunan infrastruktur transportasi tidak hanya di Pulau Jawa, namun tersebar di seluruh Nusantara.
Ada 3 kapal yang dimiliki PT Pelni singgah di Pelabuhan Agats, yaitu KM Tatamialau, KM Sirimau dan KM Leuser melayani rute Pelabuhan Pomako (Timika), Pelabuhan Agats – Pelabuhan Merauke.
Pelabuhan tradisional untuk pelayaran rakyat masih beroperasi. Sementara maskapai Lion Air melayani penerbangan komersial Timika – Ewer – Merauke. Selama ini dilayani penerbangan perintis Bandara Mopah (Merauke) - Bandara Ewer (Kab. Asmat) dan Bandara Moses Kilangin (Kab. Mimika) - Bandara Ewer (Kab. Asmat).

Pembangunan Infrastruktur Transportasi Membuka Isolasi Antar Wilayah|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1
Demikian juga dengan Pembangunan Bandara Letung yang terletak di Pulau Jemaja (Kab. Kepulauan Anambas, Provinsi Kep. Riau). Selain daerah perbatasan sebagai penghasil minyak dan gas juga kaya akan pesona wisata alam dan perairan.
Keberadaan bandara dan pelabuhan di daerah 3TP akan memacu pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat setempat dan membuka keterisolasian dengan wilayah sekitar.
*** [sny]
Sumber: Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat.
