Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD

Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD

Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD-sny/otomotif1.com-Wibz/oto1

Otomotif1com l – Pembiayaan operasional trans metro Pekan Baru disokong APBD yang tertuang dalam Perda yang mencantumkan 5 persen dari APBD adalah untuk peningkatan angkutan unun Kota Pekan Baru.

Hal ini menjadi jaminan keberlangsungan pembiayaan operasional Trans Metro Pekanbaru. Tidak banyak kota memiliki Peraturan Daerah (Perda) untuk melindungi keberadaan angkutan umum dan Kota Pekanbaru merupakan salah satu yang sudah memiliki Perda Angkutan Umum.



Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1

Transportasi merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok, selain kebutuhan hidup lainnya yang menunjang kebutuhan pokok selain sandang, pangan dan papan.

Mungkin selama ini kebutuhan akan jasa transportasi sangat tidak dirasakan. Masyarakat menganggap sudah merupakan kebutuhan dasar, sehingga kurang menjadi perhatian yang serius.


Komponen-komponen biaya transportasi saat ini mungkin masyarakat abai per komponen yang dirasakan tidak merupakan dirasakan sebagai biaya.

Dorongan untuk menggunakan angkutan umum sebagai cara penyelesaian untuk mengatasi masalah yanag disebabkan peningkatan jumlah kendaraan, kemacetan lalu lintas, dan polusi udara.

Manfaat yang diperoleh menggunakan angkutan umum, antara lain, pertama, mengurangi kemacetan lalu lintas. Dengan mengalihkan sebagian besar pengguna jalan ke angkutan umum, kemacetan dapat dikurangi. Angkutan umum memiliki kapasitas angkut yang lebih besar ketimbang kendaraan pribadi.

Kedua, mengoptimalkan penggunaan ruas jalan. Angkutan umum yang efisien memungkinkan penggunaan yang lebih efektif dan optimal dari ruas jalan yang tersedia. Tentunya dengan cara koordinasi jadwal, rute dan layanan angkutan umum dengan baik.

Ketiga, mampu mengurangi polusi udara. Penggunaan angkutan umum dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan polutan lainnya yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

Keempat, dapat meningkatkan kualitas hidup. Dengan mempromosikan angkutan massal yang handal, aman dan nyaman, maka masyarakat dapat menikmati manfaat waktu perjalanan yang singkat.


Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1

Dengan memprioritaskan dan meningkatkan sistem angkutan umum yang efisien, serta menyediakan insentif atau subsidi operasional dan infrastruktur yang diperlukan, maka pemerintah (termasuk pemda) dan masyarakat dapat bekerjasama untuk mengurangi dampak negatif dari peningkatan jumlah kendaraan bermotor, kemacaten lalu lintas dan polusi dalam lingkungan perkotaan.

Mandat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 138 menyebutkan Pemerintah bertanggungjawab atas penyelenggaraan angkutan umum yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau.

Pasal 139 (ayat 3), Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota wajib menjamin tersedianya angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang dalam wilayah kabupaten/kota.

Kemudian di pasal 158, menyebutkan Pemerintah menjamin tersedianya Angkutan Massal Berbasis Jalan untuk memenuhi kebutuhan orang dengan kendaraan bermotor di kawasan persoalan.

Pasal 14 (1) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, menyebutkan angkutan umum diselenggarakan dalam Upaya memenuhi kebutuhan angkutan orang dan/atau barang yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah bertanggungjawab atas penyelenggaraan angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang dengan kendaraan bermotor.


Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1

Trans Metro Pekanbaru

Trans Metro Pekanbaru biasa disebut TMP pertama kali dioperasikan tahun 2009 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 111 Tahun 2009. Pekanbaru termusuk salah satu kota percontohan saat itu.

Pada awalnya, TMP hanya melayani dua koridor. Namun, seiring berjalannya waktu, kini TMP telah melayani 8 koridor yang sudah menjangkau seluruh Kota pekanbaru dan wilayah aglomerasi terdekat, yaitu Kabupaten Kampar.

TMP dikelola oleh UPT Pengelolaan Trans Pekanbaru. Jumlah armada TMP yang digunakan sebanyak 100 armada terdiri dari 70 bus besar dan 40 bus sedang. Tarif TMP terbagi dua kategori, yaitu Rp 4.000 untuk umum dan mahasiswa/wi serta Rp 3.000 untuk pelajar.

Pengoperasian TMP didukung 164 orang awak bus (pramudi dan pramugara) dan 45 tenaga pendukung (mekanik, security, pengawas halte dan staf pool).

Sepanjang 277,8 km dilayani 8 koridor. Kedelapan koridor itu dilayani 46 armada bus, yakni 32 bus besar dan 14 bis sedang. Kecepatan rata-rata 30 km per jam, headway rata-rata 16 menit.


Peta Rute Bus Trans Metro Pekanbaru|sny/otomotif1.com|Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru (2023)

Adapun rutenya adalah Ramayana – Pandau sepanjang 31 km dengan 8 bus besar dan headway 10 menit, Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Kulim 46 km (6 bus besar, 19 menit), Awal Bros – Kampus UIN 32,2 km (6 bus besar, 14 menit), rute Ramayana – Pasar Tangor 17,8 km (6 bus besar, 9 menit), Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Ramayana 28 km (4 bus sedang, 19 menit), Walikota Sudirman – Walikota Tenayan 47,6 km (4 bus sedang, 29 menit), Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Pandau 34,2 km (6 bus sedang, 15 menit), dan Kantor Walikota – Stadion Rumbai 41 km (6 bus sedang, 17 menit).

Selain rute yang sudah dilayani, telah direncanakan 12 rute baru, yaitu Pandau – Sukaramai Trade Centre sepanjang 31 km, Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Bandara Sultan Syarif Kasim II (31,2 km), Sukaramai Trade Centre – Unilak (Stadion Rumbai) 17 km, Gelanggang Remaja – Kulim (22,5 km), Kampus UIN Panam – STC (37 km), Sukaramai Trade Centre – Kantor Camat Kulim (28,6 km), Sukaramai Trade Centre – Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (26 km), Mall Pelayanan Publik – Komplek Perkantoran Walikota Tenayan (30,8 km), Pelabuhan Sungai Duku – Cempedak (15,4 km), dan Perumahan Pandau – Eka Hospital (28 km), Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Garuda Sakti (21 km), dan Mall Pelayanan Publik – Pandau (38,5 km).

Data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru (2023), biaya operasional TMP tahun 2019 sebesar Rp 30,9 miliar. Pendapatan operasional dari tiket penumpang sebanyak Rp 12,5 miliar (40,5 persen), sehingga subsidi Rp 18,4 miliar (59,5 persen).

Tahun 2020, turun biaya operasional hanya Rp 25,5 miliar, pendapatan operasional (tiket) Rp 7,1 miliar (27,8 persen) dan subsidi menjadi Rp 17,5 miliar (72,2 persen).

Sementara itu, anggaran yang dikucurkan untuk operasional Bus TMP tahun 2021 sebesar Rp 5,5 miliar, tahun 2022 (Rp 31 miliar), dan tahun 2023 (Rp 34,2 miliar).

Biaya Transportasi

Biaya transportasi merupakan biaya yang harus dikeluarkan untuk menunjang mobilitas melakukan aktifitas penunjang kegiatan bekerja atau aktivitas lainnya.

Mengutip hasil perhitungan Dinas Perhubungan Pekanbaru (2023), warga kota Pekanbaru mengeluarkan biaya transportasi per bulan sekitar Rp 1.060.000 (34 persen) dari pendapatan bulanan.

Asumsi UMK Kota Pekanbaru Rp 3.100.000, biaya transportasi yang menjadi kebutuhan per bulan Rp 1.060.000 (biaya modal motor Rp 500 ribu, biaya bahan bakar Rp 250 ribu, biaya pemeliharaan Rp 100 ribu, biaya administrasi Rp 20 ribu dan biaya parkir Rp 90 ribu).

Sebelumnya, Pemkot Pekanbaru sudah punya Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berisikan Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota, Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (penetapan prioritas angkutan massal melalui lajur atau jalur atau jalan khusus, Penyediaan Angkutan Umum untuk Jasa Angkutan Orang dalam kota, Penetapan Kawasan Perkotaan untuk pelayanan angkutan perkotaan di daerah, Penetapan Rencana Umum Jaringan Trayek Perkotaan.


Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1

Sekarang sudah ada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam PP tersebut di pasal 25, menyebutkan paling sedikit 10 persen untuk pembangunan dan/atau pemeliharaan jalan serta peningkatan moda dan sarana transportasi umum

Untuk menindaklanjuti PP tersebut Pemkot Pekanbaru bersama DPRD Kota Pelanbaru telah menyusun Perda yang memberikan rekomendasi 5 persen dari APBD untuk peningkatan dan pengembangan angkutan umum Trans Metro Pekanbaru.

Sekarang agar Pemkot Pekanbaru lebih serius urus angkutan umum, dibuatlah Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal di Pekanbaru.

Perda tersebut berisikan Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal; perencanaan, pengelolaan dan pengembangan; peningkatan penggunaan angkutan umum massal; pembatasan kendaraan bermotor perorangan, insentif sebesar 5 persen dari APBD, tanggungjawab pemerintah daerah, pemantauan, evaluasi dan pelaporan; dan pembiayaan.

Prinsip penyelenggaraan angkutan massal di Kota Pekanbaru, Pemkot. Pekanbaru menganggap transportasi umum sebagai kebutuhan dasar.

Kota Pekanbaru akan menjadi kota besar dengan mobilitas tinggi, sehingga angkutan umum massal akan mejadi tulang punggung (back bone) pembangunan kota dan masyarakat.

Sektor perhubungan merupakan urusan pemerintah wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, tetapi perlu diberikan skala prioritas untuk peningkatan pelayanan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Penyelenggaraan angkutan umum menjadi tanggungjawab Pemkot. Pekanbaru. Keseimbangan antara penyediaan angkutan umum massal dengan kebutuhan masyarakat akan jasa angkutan orang akan meningkat setiap tahunnya, sehingga dibutuhkan sarana dan prasarana penunjang.

*** [sny]

Sumber: Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Sumber:


BERITA TERKAIT

Biskita Trans Depok Siap Layani Warga Depok

Minggu / 14-07-2024,19:23 WIB

Biskita Trans Depok Siap Layani Warga Depok

Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD

Rabu / 03-01-2024,13:59 WIB

Tidak banyak kota memiliki Peraturan Daerah (Perda) untuk melindungi keberadaan angkutan umum dan Kota Pekanbaru merupakan salah satu yang sudah memiliki Perda Angkutan Umum.

Pembiayaan Operasional Trans Metro Pekan Baru Disokong APBD

Luncurkan 750 Unit Armada Baru, Bluebird Siap Tingkatkan Standar Kenyamanan Pelanggan

Selasa / 12-12-2023,12:18 WIB

PT Blue Bird Tbk berkomitmen untuk selalu memberikan standar layanan terbaik untuk pelanggan.

Luncurkan 750 Unit Armada Baru, Bluebird Siap Tingkatkan Standar Kenyamanan Pelanggan

DAMRI Akui Masih Alami Banyak Hambatan Untuk Rambah Daerah Pedalaman

Jumat / 01-12-2023,15:45 WIB

Beratnya jalur transportasi yang harus dilewati juga menuntut Perum Damri untuk dapat menyiapkan armada yang mumpuni agar dapat melayani kebutuhan transportasi yang layak bagi masyarakat hingga ke pelosok.

DAMRI Akui Masih Alami Banyak Hambatan Untuk Rambah Daerah Pedalaman

Berita Lainnya

Fitur Dual Sensor Brake Support II Suzuki Fronx: Cara Kerja dan Manfaatnya untuk Mudik

Suzuki Fronx varian SGX dilengkapi fitur Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) sebagai bagian dari Suzuki Safety Support. Teknologi ini menggabungkan kamera dan radar untuk mendeteksi risiko tabrakan, memberikan peringatan hingga bantuan rem otomatis agar perjalanan mudik lebih aman. Temukan cara kerja dan panduan penggunaannya di sini.

5.000+ SPK Geely EX2 Tercatat Nasional, Distribusi ke Medan hingga Makassar Dimulai

Geely Auto Indonesia melanjutkan regional handover Geely EX2 ke 9 kota luar Jabodetabek termasuk Medan, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Dengan lebih dari 5.000 SPK dan target kirim akhir April 2026, compact EV ini menawarkan jarak tempuh hingga 395 km serta fitur modern. Simak juga program after sales Lebaran!

Posko Lebaran Hino 2026 Beroperasi 17-26 Maret: Ini 18 Titik Layanan di Jawa & Sumatra

Posko Lebaran Hino 2026 beroperasi 17-26 Maret dengan 11 posko dan 7 bengkel siaga di jalur mudik Jawa-Sumatra, menyediakan layanan pengecekan kendaraan, konsultasi teknis, dan fasilitas bagi pengemudi untuk mendukung kelancaran operasional.

Jelang Mudik Lebaran 2026, Hino Perkuat Dukungan untuk Pengusaha Bus Jawa Tengah

Jelang mudik Lebaran 2026, Hino bersama dealer PT Duta Cemerlang Motors gelar Customer Bus Gathering di Semarang, memperkenalkan Hino Bus RM 280, program pembiayaan fleksibel, dan dukungan layanan untuk pengusaha bus di Jawa Tengah.

DUNLOP Hadirkan Posko Mudik 2026 dengan Layanan Lengkap & Kesempatan Liburan ke Bali

Posko Mudik DUNLOP 2026 beroperasi 14-20 Maret 2026 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dengan layanan cek ban gratis, pengisian nitrogen, balancing, serta program spesial berhadiah liburan ke Bali dan cashback hingga 3 juta rupiah.

Kendaraan Listrik Komersial Wuling Mitra EV Diberikan untuk Layanan Kesehatan dan Sosial

Wuling Motors mendonasikan 2 unit Mitra EV Minibus untuk layanan sosial; satu untuk Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebagai ambulans dan satu lagi untuk Kitabisa sebagai mobil layanan jenazah.

'Tenang Bersama Wuling' untuk Lebaran 2026: Hadirkan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga 

Menyambut Lebaran 2026, Wuling Motors luncurkan program 'Tenang Bersama Wuling' dengan Service Campaign, 6 Posko Mudik, Bengkel Siaga 24 jam, dan layanan darurat untuk pelanggan EV dan non-EV.

Serentak di 3 Kota Evalube Gelar "My Ramadan My Charity 2026", Berbagi Santunan ke Panti Asuhan

Evalube kembali gelar kegiatan tahunan "My Ramadan My Charity 2026" di Padang, Yogyakarta, dan Lombok. Program amal ini memberikan santunan pendidikan dan uang tunai ke panti asuhan, serta membagikan makanan buka puasa kepada mekanik bengkel.

Super DC Fast Charger 120 kW iGreen+ Hadir di Jalur Tol Jakarta–Cikampek

iGreen+ resmi operasikan fasilitas pengisian daya mobil listrik premium di Rest Area KM 57A Karawang. Dilengkapi Super DC Fast Charger 120 kW CCS2, ada promo tarif khusus dan bonus untuk pengguna BYD jelang mudik Lebaran 2026!