Sebagai langkah kongkrit, AXIC berinisiatif unuk melakukan pengecekan mandiri terhadap unit kendaraan mereka untuk membuktikan seberapa jauh isu tersebut berdampak kepada unit kendaraan milik membernya.
Dari hasil survei dan pengecekan pada unit kendaraan menyatakan bahwa tidak adanya isu yang berkaitan dengan safety maupun berpengaruh pada fungsi kendaraan.
Menurut Deny Kristianto, Ketua Umum (Ketum) AXIC, AXIC hanya merespon isu yang merebak di masyarakat pada Bulan April dan Mei tentang ketidaksesuaian pada perangkat keselamatan pintu samping.

Daihatsu Xenia buatan Indonesia diuji tabrak di fasilitas ASEAN-NCAP Malaysia|sny/otomotif1.com|Wibz/oto1
“AXIC merespon isu yang menyebar, kami dari AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) berinisiatif untuk melakukan survei independen terhadap beberapa member. Hal ini dilakukan demi memberikan kenyamanan dan ketenangan hati pada member serta memastikan bahwa kendaraan mereka aman dan bisa dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Deni Kristianto yang akrab disapa Devall.
Hasil survey yang dilakukan oleh AXIC terhadap unit kendaraan member menunjukkan bahwa tidak ditemukan kejanggalan apapun pada komponen struktur pintu samping. Dan secara umum member tidak mengeluhkan seperti yang diisukan oleh media terkait skandal isu uji keselamatan.
“Sebelum melakukan survey kami terlebh dahulu mengumpulkan berbagai data dan informasi terkait isu tersebut. Beberapa data kami ambil dari siaran pers ASEAN NCAP dan rilis berita yang diterbitkan oleh media room Toyota,” lanjut Devall.
Sebagai kesimpulan Devall menambahkan bahwa, Survey yang dilakukan oleh AXIC adalah untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh member berkait unit kendaraan yang mereka pakai sehari-hari. Dan khusus untuk unit kendaraan yang diproduksi antara Bulan November 2021 hingga 2023 telah dinyatakan lolos sertifikasi uji kelayakan sesuai denga ketentuan yang berlaku di Indonesia.
