Sebagai langkah kongkrit, AXIC berinisiatif unuk melakukan pengecekan mandiri terhadap unit kendaraan mereka untuk membuktikan seberapa jauh isu tersebut berdampak kepada unit kendaraan milik membernya.
Ia berharap kepada pihak ATPM agar keberadaan mereka dapat lebih diperhatikan terlebih menyangkut isu-isu semacam ini. “Dan Kami (AXIC-red), cukup berempati kepada ATPM Daihatsu dan Toyota terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Semoga hal ini dapat segera terselasaikan,” tukas Devall.
Ia melanjutkan, “Pada kesempatan kali ini, kami juga ingin kembali mengingatkan 6 Campaign AXIC (Anti Bahu Jalan Tol, Seat Belt For All, No Texting While Driving, No Hazard Just For Emergency Only, Think Before Cross The Flood, Let The Ambulance Pass Through) bagi seluruh member sebagai langkah preventif untuk terhindar dari kecelakaan lalu lintas”, ujar Devall, Ketua Umum AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC).
Komitmen menjalankan 6 campaign AXIC tersebut selalu di sampaikan dan dilaksanakan oleh seluruh member, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan pada keselamatan pengguna maupun kendaraannya.
Semoga hal ini dapat diterima oleh masyarakat sehingga tidak muncul keraguan bagi pengguna untuk dapat terus menggunakan kendaraan produksi Toyota dan Daihatsu seperti biasa, khususnya Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Pernyataan ini diperkuat oleh fakta bahwa seluruh kendaraan Toyota dan Daihatsu yang dijual di Indonesia telah memenuhi aturan yang berlaku.
AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) bersama ribuan member yang tergabung juga memberikan dukungan penuh terhadap segala upaya untuk menciptakan praktik produksi kendaraan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
*** [sny]
