BYD bersiap meluncurkan Racco, mobil listrik K-Car pertama mereka di Jepang, dengan bantuan insinyur berpengalaman dari Nissan.
BYD tengah bersiap untuk memasuki pasar otomotif Jepang dengan meluncurkan mobil listrik jenis K-Car yang diberi nama Racco.
Peluncuran ini akan dilakukan pada musim panas tahun ini.
Untuk mewujudkan ambisinya, BYD telah merekrut Hirohide Tagawa, seorang insinyur veteran yang sebelumnya menghabiskan 25 hingga 30 tahun karirnya di Nissan, khususnya dalam pengembangan K-Car.
Keahlian Tagawa di Pengembangan K-Car Nissan
Hirohide Tagawa dikenal sebagai salah satu insinyur yang memiliki visi kuat dalam pengembangan mobil ringan atau K-Car di Nissan.
Ia terlibat dalam perencanaan produk dan pengembangan model-model K-Car penting.
Beberapa model yang pernah dikembangkannya termasuk Nissan Dayz dan Nissan Sakura.
Sakura sendiri merupakan langkah besar Nissan dalam memproduksi K-Car listrik untuk pasar massal, yang diluncurkan pada tahun 2022.
Setelah meninggalkan Nissan, Tagawa dilaporkan terlibat dalam proyek pengembangan kendaraan listrik untuk pasar Jepang bersama BYD Auto Japan.
Keahliannya ini sangat krusial bagi BYD yang baru pertama kali mencoba menembus segmen K-Car di Jepang.
Racco: K-Car Listrik Khusus Pasar Jepang
BYD Racco dirancang khusus untuk memenuhi regulasi ketat segmen K-Car Jepang. Segmen ini memiliki batasan dimensi, output, dan perpajakan yang sangat spesifik.
Pengembangan K-Car di Jepang membutuhkan optimasi yang mendalam dalam hal efisiensi ruang, struktur biaya, dan kepatuhan regulasi, sambil tetap memastikan fungsionalitas di perkotaan yang padat.
Dengan latar belakang Tagawa yang mendalam di program K-Car Nissan, BYD berharap dapat mengatasi tantangan teknis dan regulasi yang unik di pasar Jepang.
Spesifikasi Teknis BYD Racco
BYD Racco diposisikan sebagai kendaraan listrik perkotaan yang ringkas, dirancang untuk lingkungan penggunaan di Jepang.
Beberapa spesifikasi yang dilaporkan mencakup:
- Baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 20 kWh.
- Jarak tempuh sekitar 180 km berdasarkan standar WLTC.
- Kemampuan pengisian daya cepat DC hingga 100 kW.
- Sistem bantuan pengemudi L2+ sebagai fitur standar.
Kendaraan ini juga dilaporkan akan dilengkapi dengan pintu geser belakang dan desain bodi yang tinggi untuk memudahkan akses di jalan sempit dan area parkir yang terbatas, yang umum di kota-kota Jepang.
Posisi Pasar dan Proyeksi Harga
Racco diharapkan menjadi pesaing utama di segmen K-Car listrik Jepang, di mana merek-merek domestik seperti Suzuki dan Nissan masih mendominasi.
Analisis industri sebelumnya menunjukkan bahwa BYD Racco diproyeksikan memiliki harga awal sekitar 2,5 juta yen (sekitar 107.000 yuan atau 15.700 USD).
Harga ini menempatkan Racco dalam kisaran harga K-Car mainstream di Jepang, menjadikannya pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik yang efisien dan terjangkau.
Peluncuran Racco ini juga menandai perluasan lini produk EV ringkas BYD di luar model Seagull, yang saat ini menjadi kendaraan penumpang terkecil yang dijual BYD di Tiongkok.
