Foto mata-mata mengungkap varian long wheelbase (LWB) dari SUV Leapmotor C16, yang diperkirakan akan segera meluncur dengan pembaruan.
Varian long wheelbase (LWB) dari SUV Leapmotor C16 telah tertangkap kamera dalam sejumlah foto mata-mata.
Kemunculan ini memberikan gambaran awal mengenai potensi peningkatan ruang interior dan dimensi eksterior dari model yang didukung Stellantis tersebut.
Meskipun detail resmi belum diungkap oleh Leapmotor, varian baru ini diperkirakan akan segera diperkenalkan bersamaan dengan pembaruan pada model C16 standar.
Dari foto yang beredar, terlihat bahwa desain pilar A, B, dan C pada varian LWB ini masih mempertahankan ciri khas C16 standar.
Perubahan signifikan pada desain eksterior tidak diharapkan terjadi, namun bagian belakang yang tampak memanjang mengisyaratkan adanya penyesuaian.
Perpanjangan pada bagian belakang ini juga berpotensi meningkatkan kenyamanan penumpang di baris ketiga, yang sering menjadi catatan pada banyak SUV besar.
Leapmotor sebelumnya mengklaim C16 memadukan karakteristik MPV dan SUV, dan penambahan dimensi kabin ini dapat memperkuat klaim tersebut.
Varian C16 LWB ini tidak diposisikan untuk menggantikan D19, SUV flagship Leapmotor saat ini.
Sebagai perbandingan, D19 memiliki panjang 5.252 mm, lebar 1.995 mm, tinggi 1.780 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm.
Harga D19 di Tiongkok dimulai dari 219.800 yuan (sekitar Rp 500 jutaan).
Di pasar Australia, Leapmotor dilaporkan sedang menjajaki peluncuran C16 standar dan D19.
Jika rencana ini terealisasi, varian LWB C16 kemungkinan akan turut hadir, mengisi celah pasar di antara kedua model tersebut.
Pembaruan pada Leapmotor C16 Standar
Leapmotor C16 standar merupakan SUV energi baru (NEV) yang tersedia dalam pilihan powertrain listrik penuh (EV) dan jangkauan diperpanjang (EREV).
Model ini ditawarkan dalam konfigurasi 6 kursi (2+2+2) dan 5 kursi (2+3).
Dimensi C16 standar adalah panjang 4.915 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.770 mm, dengan jarak sumbu roda 2.825 mm.
Harga ritelnya di Tiongkok berkisar antara 151.800 hingga 181.800 yuan (sekitar Rp 345 juta hingga Rp 415 jutaan).
Pembaruan pada C16 standar akan mencakup peningkatan tenaga.
Varian EREV akan dilengkapi motor listrik belakang 200 kW (sekitar 268 hp) yang dipasangkan dengan range extender 1.5 liter berkekuatan 70 kW (sekitar 94 hp) di bagian depan.
Spesifikasi baterai belum dirilis, namun C16 EREV saat ini mampu menempuh jarak 280 km (CLTC) dengan opsi baterai LFP 38,7 kWh.
Varian EV juga akan mengalami peningkatan tenaga, dengan motor listrik belakang kini menghasilkan 230 kW (sekitar 308 hp).
Belum jelas apakah pembaruan ini akan memperkenalkan baterai baru, namun C16 EV saat ini menawarkan jangkauan CLTC hingga 630 km dengan opsi baterai LFP 81,9 kWh.
Semua trim C16, baik EV maupun EREV, saat ini hanya tersedia dengan penggerak roda belakang (RWD) dan menggunakan paket baterai LFP (lithium iron phosphate).
Baterai untuk C16 yang diperbarui akan dipasok oleh CATL dan Gotion, yang didukung oleh Volkswagen. Spesifikasi ini diperkirakan akan tetap sama untuk varian C16 LWB.
Leapmotor dikenal sebagai startup NEV yang berfokus pada segmen harga terjangkau, dengan model-modelnya di pasar domestik tidak ada yang melebihi 300.000 yuan (sekitar Rp 685 jutaan).
Perusahaan ini menjalin kemitraan strategis dengan Stellantis melalui pembentukan Leapmotor International, sebuah usaha patungan yang bertujuan memasarkan dan memproduksi kendaraan Leapmotor secara global.
Performa Leapmotor di pasar domestik Tiongkok menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.
Data menunjukkan bahwa pada April 2026, Leapmotor berhasil mengirimkan 57.161 unit, meningkat 102% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Strategi penetapan harga yang agresif dan perluasan lini produk diharapkan akan menjaga daya saing merek ini di masa mendatang, sementara ekspansi ekspor melalui Stellantis akan semakin memperkuat kinerjanya.
