otomotif1.com

Baterai Solid-State Ganfeng Capai 1.100 Siklus, Energi 400-500 Wh/kg

Ilustrasi baterai solid-state Ganfeng Lithium
EV battery sales volume in China. Credit: China EV DataTracker

Ganfeng Lithium mengumumkan terobosan baterai solid-state dengan energi 400 Wh/kg mencapai 1.100 siklus, dan versi 500 Wh/kg masuk produksi awal.

Ukuran teks

Ganfeng Lithium, perusahaan yang didukung Changan, mengumumkan pencapaian signifikan dalam pengembangan baterai solid-state.

Baterai dengan kepadatan energi 400 Wh/kg dilaporkan telah melampaui 1.100 siklus pengisian daya dan menyelesaikan validasi teknik.

Selain itu, baterai lithium-metal 10Ah kelas 500 Wh/kg milik Ganfeng juga dilaporkan telah memasuki tahap produksi skala kecil.

Pencapaian ini menjadikan Ganfeng sebagai yang pertama di dunia untuk produk sejenis dalam kategori tersebut.

Informasi ini diungkapkan dalam catatan aktivitas hubungan investor yang diterbitkan pada 20 Mei.

Ganfeng menyatakan bahwa mereka secara simultan mengembangkan dua jalur utama: anoda silikon-karbon dan anoda lithium-metal, sebagai bagian dari strategi baterai solid-state mereka.

Pengembangan Anoda Lithium-Metal

Menurut Ganfeng Lithium, baterai 400 Wh/kg yang menggunakan anoda lithium-metal telah mencapai umur siklus lebih dari 1.100 kali.

Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar untuk aplikasi skala besar.

Perusahaan mengidentifikasi anoda lithium-metal sebagai teknologi inti untuk mempercepat komersialisasi baterai dengan kepadatan energi yang lebih tinggi.

Ganfeng sebelumnya telah menyatakan bahwa baterai semi-solid generasi kedua mereka menggunakan material lithium-metal sebagai anoda.

Ganfeng juga memproduksi material lithium-metal yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk baterai solid-state.

Kedua jalur pengembangan ini bertujuan untuk mengatasi hambatan komersialisasi dan mempercepat produksi massal sel baterai berenergi tinggi.

Jalur Berbasis Silikon

Selain pengembangan lithium-metal, Ganfeng juga memperluas produk anoda berbasis silikon dengan rentang kepadatan energi antara 320 hingga 480 Wh/kg.

Sel baterai 320 Wh/kg dilaporkan telah melampaui 1.000 siklus.

Sementara itu, teknologi 480 Wh/kg masih dalam tahap pengembangan.

Ganfeng menjelaskan bahwa konfigurasi yang berbeda ini dirancang untuk memenuhi berbagai persyaratan kepadatan energi dan umur siklus di berbagai aplikasi.

Potensi aplikasi dari teknologi baterai ini mencakup kendaraan listrik premium, drone, pesawat eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing), robotika, dan perangkat elektronik konsumen.

Perlombaan Baterai Solid-State

Sektor baterai solid-state di Tiongkok mengalami percepatan pada tahun 2026. Banyak produsen baterai dan produsen mobil mendorong produksi pilot dan integrasi ke dalam kendaraan.

Startup Tiongkok, Pure Lithium, mengumumkan rencana untuk memperluas kapasitas produksi 500 MWh.

Sementara itu, CATL dan BYD menerima penghargaan untuk pengembangan baterai generasi mendatang di ajang Golden Lithium Awards perdana Tiongkok.

Ganfeng juga memiliki keterkaitan dengan beberapa produsen mobil Tiongkok yang sedang mengembangkan program baterai solid-state. Perusahaan ini sebelumnya telah memasok dan bekerja sama dengan Dongfeng dan Changan.

Dongfeng telah memulai pengujian ekstrem pada kendaraan yang menggunakan baterai solid-state 350 Wh/kg. Changan sendiri berencana untuk menguji pemasangan baterai solid-state 400 Wh/kg pada tahun 2026.

Pasar baterai kendaraan listrik di Tiongkok terus berkembang pesat. Pada April 2026, instalasi baterai EV di Tiongkok mencapai 108,9 GWh, naik 25,8% secara tahunan.

Baterai LFP mendominasi pasar dengan 74,2%, sementara baterai ternary NMC menyumbang 25,6%.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa kimia lithium-ion konvensional masih mendominasi pasar, meskipun investasi pada teknologi solid-state terus meningkat.

Update Terbaru

Lihat semua