GM menghentikan sementara pembangunan pabrik baterai senilai $3,5 miliar di Indiana karena penurunan permintaan EV. Proyek yang dijanjikan menyerap 1.600 pekerja kini di-pause.
General Motors (GM) menghentikan sementara pembangunan pabrik baterai senilai $3,5 miliar di New Carlisle, Indiana.
Proyek yang diumumkan tiga tahun lalu itu merupakan hasil kerja sama dengan Samsung SDI.
Pabrik tersebut awalnya direncanakan memproduksi baterai prismatik kaya nikel dengan kapasitas awal 30 GWh.
Kapasitas itu cukup untuk memasok baterai hingga 300.000 kendaraan listrik (EV) per tahun, dan kemudian ditingkatkan menjadi 36 GWh.
Penyebab Penundaan
Keputusan ini dipicu oleh penurunan permintaan EV di Amerika Serikat setelah pemerintah federal mencabut kredit pajak EV sebesar $7.500.
Hal ini membuat produsen mobil dan perusahaan teknologi kesulitan membenarkan investasi besar pada pabrik semacam ini.
Juru bicara GM, Kevin Kelly, menyatakan bahwa konstruksi pabrik akan dihentikan sementara untuk menyelaraskan kapasitas produksi dengan permintaan saat ini.
GM dan Samsung SDI akan mengomunikasikan rencana selanjutnya di masa mendatang.
GM berupaya menyelesaikan pembangunan eksterior pabrik secepat mungkin. Namun, setelah itu, masa depan lokasi tersebut masih belum jelas.
Kemungkinan Mundur dari Kemitraan
GM mungkin akan sepenuhnya mundur dari usaha patungan dengan Samsung, seperti yang dilakukan pada akhir 2024 ketika keluar dari kemitraan dengan LG Energy Solution di pabrik baterai Michigan.
GM dilaporkan menjual sahamnya ke LG seharga $1 miliar.
Alternatif lain, GM dan Samsung tetap bermitra dan beralih memproduksi baterai lithium-iron phosphate yang lebih umum di lokasi tersebut.
Jika GM mundur dari usaha patungan dengan Samsung, akan ada biaya yang harus ditanggung. Perusahaan telah mengumumkan kerugian dan biaya terkait EV hingga $8,7 miliar pada 2025.
Investasi di pabrik Indiana bisa menjadi langkah salah lainnya dalam strategi EV mereka.
Pabrik tersebut diharapkan mempekerjakan hingga 1.600 pekerja dan awalnya ditargetkan mulai memproduksi sel baterai tahun ini, namun kemudian ditunda menjadi 2027.
