Produsen motor terbesar Eropa, KTM, dituduh menjual motor off-road yang didaftarkan sebagai road-legal dengan cara menurunkan tenaga mesin lalu mengembalikannya setelah pembeli membawa pulang.
KTM, produsen sepeda motor terbesar di Eropa, kembali menjadi sorotan. Pabrikan asal Austria itu dituduh menjual motor off-road yang didaftarkan sebagai kendaraan jalan raya secara ilegal.
Praktik yang dilaporkan melibatkan penurunan tenaga mesin di pabrik agar memenuhi syarat registrasi. Setelah itu, dealer disebut mengembalikan tenaga penuh begitu motor diterima pembeli.
Investigasi Media Eropa
Tim reporter dari sepuluh media besar, termasuk Spiegel dan Manager Magazin, menyamar sebagai calon pembeli KTM selama beberapa bulan terakhir.
Hasil investigasi mereka mengungkap praktik yang dinilai tidak etis.
Motor off-road KTM, seperti model 350 EXC-F, awalnya dibatasi tenaganya menjadi 15 hp dari 51 hp standar. Pembatasan ini dilakukan agar motor bisa didaftarkan untuk penggunaan jalan raya.
Setelah registrasi selesai, dealer kemudian mengembalikan performa asli motor dengan mengganti komponen dan menyesuaikan perangkat lunak. Motor pun dijual dengan dokumen registrasi yang dianggap palsu.
Seorang sales KTM di Brussels Motor Show mengakui praktik ini kepada reporter yang menyamar. Ia menyebutnya sebagai “sedikit curang”.
Dealer di Austria bahkan memperingatkan bahwa mesin yang dibatasi akan rusak setelah menempuh jarak sekitar 20 km. Mesin tersebut tidak dirancang untuk beroperasi dalam kondisi sangat terbatas.
Motor yang sudah dimodifikasi ini sering disebut sebagai ‘supermotos’. Secara teknis, mereka tidak legal untuk jalan raya.
Spiegel melaporkan perusahaan asuransi tidak menanggung risiko kecelakaan pada motor tersebut.
Akibatnya, pengendara bisa menghadapi hukuman penjara jika terlibat kecelakaan.
Menurut International Council on Clean Transportation, motor KTM yang tidak dibatasi menghasilkan suara lebih dari dua kali lipat lebih bising.
Emisi karbon monoksida disebut setara dengan lokomotif diesel, dan partikel emisinya jauh lebih tinggi dari mobil.
KTM membantah tuduhan tersebut. Perusahaan menyatakan semua motor off-road yang dikirim ke dealer dalam kondisi road-legal.
Modifikasi hanya dilakukan atas permintaan pelanggan.
Dealer dilaporkan memberi tahu pembeli bahwa motor tidak lagi legal untuk jalan raya setelah pembatasan dilepas. Namun, dealer tidak bisa menghentikan pembeli untuk tetap mengendarainya di jalan umum.
Spiegel juga melaporkan banyak motor sudah tidak dibatasi begitu tiba di dealer, jauh sebelum ada permintaan dari pelanggan.
